Halo, pembaca setia blog saya dimanapun Anda berada
semoga selalu diberikan kesehatan ya. aamiin. Pada postingan kali ini, saya akan membahas salah satu topik yang dibawakan
oleh para pembicara dalam webinar “Menjadi Wirausaha, Siapa Takut... Jadi
Konglomerat Pasti Bisa!” yang dihadiri 3 pembicara luar biasa, yaitu pertama
Drs. Mudjiarto, M.Si selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas
Esa Unggul dan juga sebagai konsultan UMKM. Kedua Dr. Dewi Motik, M.Si selaku social
entrepreneur, penulis, pengajar, dan motivator. Dan ketiga Dr. Drs. Dihin
Septyanto, ME, CIRR selaku direktur Universitas Esa Unggul Kampus II Citra Raya
Tangerang dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Esa Unggul.
Tidak hanya 3 orang pembicara dalam webinar
tersebut, terdapat pula keynote speaker yaitu Ari Pambudi, S.Kom, M.Kom selaku
wakil direktur bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Esa Unggul. Webinar
tersebut dipandu oleh moderator yang sangat menarik dalam membangun interaksi
dengan pembicara dan lainnya yaitu Bugi Satrio, S.E.,M.I.Kom.,Cand. Of Ph.D
selaku lecturer, tv presenter radio announcer yang diadakan pada hari sabtu, 31
Oktober 2020 melalui zoom dan live YouTube.
Namun, saya tidak akan memaparkan materi dari semua pembicara. Tetapi saya akan memaparkan materi yang telah disampaikan oleh Dr. Drs. Dihin
Septyanto, ME, CIRR dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Muda”.
Pengertian
Kewirausahaan dan Wirausaha
Kewirausahaan menurut Peter F. Drucker adalah suatu
kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda sedangkan wirausaha
adalah sifat keberanian, keutamaan, keteladanan dalam mengambil resiko yang
bersumber pada kemampuan sendiri.
Motivasi
Menjadi Seorang Wirausaha
Motivasi menjadi seorang wirausaha terdiri dari:
1. Kesempatan.
2. Keuntungan
tidak terbatas karena dijual secara mandiri.
3. Kemerdekaan
dalam mengelola usaha.
4. Tantangan
untuk pencapaian suatu hasil.
5. Dengan
adanya karakter akan menjadi seorang yang memiliki visioner bukan rasa takut,
pejuang bisnis, amanah dengan selalu melibatkan Allah SWT dalam segala kegiatan,
jeli melihat peluang, dan kerja cerdas bukan hanya kerja keras saja.
Menurut Drs. Dihin
Septyanto, ME, CIRR jika Anda tidak memiliki motivasi yang sudah disebutkan di
atas, maka jangan jadi pengusaha karena tidak ada artinya.
Menumbuhkan
Jiwa Kewirausahaan
Menumbuhkan jiwa kewirausahaan ada 6, yaitu:
1. Kenali
potensi diri atau skill dan minat.
2. Kreatif,
inovatif, mandiri, dan religius.
3. Berpikir
optimis atau positif dalam berencana.
4. Kenali
lingkungan bisnis atau well-informed.
5. Bangun
jaringan silaturahmi yang selalu terjaga dengan siapapun.
6. Jujur,
disiplin, dan komitmen dalam bersikap.
Dalam potensi diri diartikan sebagai kemampuan,
kekuatan, kesanggupan, atau daya. Baik yang sudah terwujud maupun yang belum
terwujud tetapi belum optimal. kreativitas merupakan sebuah proses imajinatif
plus keahlian yang memiliki tujuan untuk melahirkan gagasan baru, unik,
berbeda, tidak mudah untuk ditiru, dan pastinya bermanfaat. Dengan begitu akan
tumbuh inovasi terbarukan.
Arti dari inovasi sendiri adalah suatu proses
pengaplikasian kreativitas ke dalam kehidupan sehari-hari. Dan tidak lupa
dengan religius yaitu suatu bentuk pengabdian atau kepasrahan manusia sebagai
makhluk pada Sang Pencipta dengan memiliki nilai karakter religius maka akan
memiliki beberapa subnilai yang mencerminkan dimensi suatu hubungan manusia
dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.
Upaya
Yang Harus Dilakukan Dalam Menjadi Seorang Wirausaha
Ada beberapa upaya yang harus dilakukan dalam
menjadi seorang wirausaha, yaitu:
1. Pemilihan
topik bisnis dan specific target market yang sangat kuat terkait dengan noble
purpose atau alasan yang kuat ketika ingin menjadi pengusaha.
2. Adanya
passion berupa gairah dan kesenangan untuk bersikap maju.
3. Adanya
tim yang handal dengan tidak untuk memikirkan sendiri, dan
4. Memiliki
potensi mitra yang dipilih jika memiliki mitra harus dipilih baik-baik agar
bukan malah terjebak dengan mitra..
Pilihan
Model Bisnis dan Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan
Ada 4 macam pilihan model bisnis, yaitu:
1. Membuat
produk dengan kunci sukses berbagai faktor baik barang atau pun jasa yang unik,
langka, dan tidak mudah ditiru. Mencari keunikan dari orang lain dengan tidak
mengedepankan rasa ketakutan. Menurut Drs. Dihin Septyanto, ME, CIRR sudah
banyak orang di dunia, mengapa tidak takut hidup ketika banyak orang yang sama?
2. Membuat
produk dengan cara yang sederhana, yaitu dengan mengunakan pola ATM atau Amati,
Tiru, dan Modifikasi atau kreatif dan inovasi dengan menciptakan sesuatu yang
baru dengan melihat di marketplace, google, youtube, dan lain-lain.
3. Produk
yang beradaptasi dengan new normal seperti sekarang ini dengan melakukan yang
lebih baik dari sebelumnya seperti teknologi didalamnya, target pengguna,
bentuk produk, hingga ide dasarnya.
4. Amati
perubahan dan identifikasi kebutuhan baru dengan melek digital yang merupakan
syarat utama dalam beradaptasi.
Cara
Sederhana Dalam Membangun Bisnis Menjadi Reseller atau Dropshipper
Perbedaan antara reseller dengan dropshipper, yaitu:
Sistem reseller merupakan sistem dengan menjual
produk orang lain dengan tetap menggunakan nama perusahaan dari produk tersebut
berasal. Contohnya agensi.
Sedangkan sistem dropshipper merupakan sistem yang
menjual barang dengan memakai nama toko atau perusahaan sendiri. Contohnya
punya usaha sendiri.
Menentukan
Target Market dan Kenali Konsumennya
Target pasar adalah sasaran konsumen yang membeli
barang atau jasa dari suatu model bisnis atau jenis bisnis apa yang akan
dijalani atau ditekuni. Kepada siapa barang atau jasa yang dijual? Apakah
produk tersebut sudah dijual dengan benar atau belum? Selain itu harus
dipastikan barang atau jasa yang dijual seusai dengan sasaran konsumen yang
ditentukan jangan asal sekadar jualan harus dipikir dengan baik.
Membangun
Networking dan Berkolaborasi
Membangun networking untuk pertemanan atau
berpartner atau bisa juga berkolaborasi dengan baik karena pada dasarnya
kegiatan bisnis tidak bisa dilakukan sendiri. Minimal milikilah 5 (lima) orang
yang bisa diajak pertemanan dalam hal ini dengan berteman dapat saling
mendukung kegiatan bisnis. Kita tidak boleh untuk membatasi diri jika passion
tinggi maka tidak akan merasa lelah ketika setelah mengerjakan sesuatu.
Melangkahlah
Dengan Cepat dan Jangan Tunda Lagi
Melangkah dengan jangan takut untuk memulai suatu
usaha dan jangan takut untuk mengambil resiko tetapi tidak nekad karena memulai
suatu usaha merupakan proses bisnis yang nilainya sangat berharga. Jika ada
tantangan harus dihadapi dengan semangat dan ambil pelajaran yang terkandung di
dalamnya untuk dapat berkembang menjadi lebih baik. Jadikan proses bisnis
sebagai suatu upaya untuk dapat maju. Tetap harus bersabar dan juga berdoa
dalam menjalankan apapun dalam hal ini bisnis serta harus konsisten karena itu
adalah kunci utama dalam berbisnis.
Untuk memperjelas materi yang telah dijelaskan oleh Dr. Drs. Dihin Septyanto, ME, CIRR, saya akan tampilkan video beliau dalam webinar tersebut.
jika tidak bisa di klik dapat dilihat disini (https://youtu.be/aHj0xt6qlTw)Jadi, kesimpulan dari
materi Dr. Drs. Dihin Septyanto, ME, CIRR yang dapat saya ambil adalah seorang
wirausaha harus memiliki motivasi dalam berbisnis seperti yang dijelaskan
sebelumnya ada kesempatan, penghasilan tidak terbatas, dan tidak memiliki rasa
ketakutan untuk memulai suatu bisnis karena jika memiliki rasa takut dalam
memulai bisnis maka tidak cocok untuk menjadi seorang wirausaha. Jika motivasi
sudah ada maka tanamkan diri dengan jiwa-jiwa kewirausahaan yang ada 6 tadi
dengan begitu kita dapat menjadi seorang wirausaha yang baik.
Ada beberapa upaya,
pilihan model, dan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam menjadi seorang
wirausaha. Dalam berbisnis pun bisa dengan cara reseller atau dropshipper
bedanya adalah reseller menjual barang milik orang lain dan menggunakan brand
orang lain sedangkan dropshipper menjual barang milik orang lain namun
menggunakan brand milik kita sendiri. Tentukan dan kenali target marketnya,
membangun netwroking dan berkolaborasi dengan orang lain serta memulai bisnis
dengan cepat namun tidak nekad jangan untuk ditunda lagi dalam memulai bisnis.
Sekian, semoga ilmunya dapat bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar