Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Visi
dan misi bukanlah hal yang asing, saya bukan ingin menjelaskan pengertian visi
dan misi. Tetapi saya ingin menceritakan atau memaparkan tentang misi dalam
hidup saya. Saya sempat berpikir, “saya hidup untuk apa?”. Di usia peralihan
dari masa anak-anak ke masa dewasa, saya sempat merasa bingung harus melakukan
apa dan harus bagaimana karena saya masih mencoba mencari jati diri saya
seutuhnya. Saya mencoba menelusuri dan berpikir lebih dalam tentang diri saya
ini. Saya berpikir terus hingga saya menemukan 3 tujuan atau misi dalam hidup
saya. Mungkin sebenarnya ada lagi, namun saya belum mengetahui tujuan khususnya
untuk apa saya melakukan sesuatu hal tersebut.
Misi
saya yang pertama adalah lulus S1 atau sarjana dengan tepat waktu. Mungkin yang
sedang menempuh pendidikan di dunia perkuliahan memiliki misi yang sama dengan
saya yaitu lulus tepat waktu. Bahkan ada juga yang justru ingin lulus lebih
cepat. Semua itu sah-sah saja tidak ada yang mengharuskan pula untuk lulus
lebih cepat, namun bukankah lebih cepat lebih baik? Jika tidak ingin lebih
cepat mungkin lulus tepat waktu adalah jalan terbaik. Saya merasakan mulai banyak rintangan yang
menerjang selama kuliah mulai dari tugas kuliah yang semakin banyak, intensitas
belajar yang semakin meningkat, intensitas berkumpul dengan keluarga mulai
berkurang, ditambah lagi sekarang dengan adanya pandemi pemasukan berkurang
namun pengeluaran tetap berjalan.
Banyaknya
rintangan itu membuat saya menganggap bahwa rintangan tersebut menjadi bumbu
dalam kisah hidup saya selama menjalani perkuliahan yang akan menjadi saksi
perjuangan saya dalam menempuh pendidikan. Tujuan umum atau strategik saya pada
misi ini adalah mendapatkan IPK yang tinggi dan memiliki keahlian penunjang
yang akan berguna setelah saya lulus dari dunia perkuliahan. Tujuan khusus pada
misi saya adalah memiliki keahlian yang mumpuni dengan meningkatkan kemampuan
diri untuk dapat bekerja di kemudian hari, membangun relasi yang luas, serta
membuat net working yang luas pula.
Misi
saya yang kedua adalah mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan minat
saya. Melakukan sesuatu dengan merasa terbebani pasti akan terasa lebih susah
kan? Menurut saya iya, karena itu saya melakukan apapun tanpa merasa terbebani
agar apapun yang saya kerjakan terasa nyaman dan menyenangkan meskipun itu
sulit. Sejalan dengan program studi yang saya ambil yakni pendidikan guru
sekolah dasar yang notabene sudah saya cita-citakan sejak masih duduk di
sekolah dasar. Saya merasa senang jika dapat berbagi ilmu dengan siapapun,
senang bertukar pengalaman dengan banyak orang termasuk anak-anak.
Misi
saya yang kedua ini bukan hanya sekadar misi melainkan memiliki tujuan umum
atau strategik yaitu karena saya mengambil program studi PGSD saya berharap
dapat menjadi seorang guru yang baik dan profesional serta dapat membanggakan
kedua orang tua. Saya akan melakukan apapun yang dapat membanggakan kedua orang
tua, karena saya anak tunggal sudah pasti orang tua menaruh harapan besar pada
saya dan saya harus melakukan yang terbaik. Menjadi guru bukanlah profesi yang
mudah namun sering dipandang sebelah mata. Tapi bagi saya menjadi guru adalah
suatu anugerah dapat terjun langsung mencerdaskan putra-putri bangsa Indonesia.
Tujuan khusus pada misi
saya yang ketiga adalah dapat memberikan ilmu yang saya miliki kepada siswa
yang saya ajar, dapat membangun relasi kepada sesama guru, dapat bekerja tanpa
merasa terbebani, mendapatkan hasil dari jerih payah sendiri yang dapat
digunakan untuk keperluan pribadi juga kedua orang tua dan orang lain yang
membutuhkan. Karena bagi saya, rezeki apapun yang saya miliki bukanlah
sepenuhnya milik saya pribadi tetapi ada hak-hak orang lain. Seberapa pun rezeki
yang diterima sudah tentu harus disyukuri agar berkah. Saya selalu merasa bahwa
apapun yang saya dapat tentu harus saya bagikan kepada orang lain juga agar
sama-sama mendapatkan manfaat serta keberkahannya.
Misi saya yang ketiga
adalah menjadi manusia yang lebih baik. Saya merasa bahwa diri saya ini jauh
dari kata baik, entah karena perbuatan yang disengaja atau perbuatan yang tidak
disengaja. Saya selalu berusaha memperbaiki diri, meng-upgrade iman yang sempat turun karena hal duniawi. Selalu berupaya
untuk menjadi Insan yang dapat berguna bagi semua orang dengan apa yang saya
miliki hingga saat ini. Saya senang jika saya dapat membantu sesama dan membuat
orang lain ikut bahagia dengan apa yang saya lakukan. Sungguh, melihat orang
lain senang memiliki kepuasan tersendiri dalam hidup saya.
Tujuan umum atau
strategik dari misi saya yang ketiga adalah lebih mendekatkan diri kepada Allah
SWT., Sang Maha Pencipta dan dapat berguna bagi orang di sekeliling saya. Saya merasa
masih butuh untuk mengecas diri dengan ikut kajian atau mendengarkan ceramah
melalui virtual atau bertanya kepada teman yang cukup ilmu agama. Selain itu
saya ingin hidup saya dapat berguna bagi orang di sekeliling saya, entah melalui
tenaga, jasa, atau pikiran yang saya lakukan. Tujuan khusus dalam misi saya ini
adalah lebih rajin menjalankan Sunnah-Nya, dapat istiqomah di jalan-Nya, dan
dapat membantu orang-orang di sekeliling saya yang membutuhkan.
Sekian cerita tentang misi dalam hidup saya, semoga
dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar