Sabtu, 09 Januari 2021

Teknik dan Strategi Pemasaran

Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini bermanfaat ya. Aamiin. Pada postingan sebelumnya, saya sudah membahas tentang Tutorial Pitch Deck. Kalau ada yang belum baca postingan saya tersebut, silahkan klik link ini https://noviacandrap.blogspot.com/2020/12/tutorial-pitch-deck.html

Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang “Teknik dan Strategi Pemasaran” yang di dalamnya terdiri dari:

·         Pengertian Pemasaran

·         Tujuan dan Teknik Strategi Pemasaran

·         Prinsip Pemasaran

·         Kegiatan Pemasaran

·         Perencanaan Pemasaran

·         Kesimpulan

 


A.    Pengertian Pemasaran

Sebelum kita membahas tentang pemasaran secara lebih detail, tentunya kita perlu mengetahui arti dari pemasaran itu sendiri agar lebih mudah untuk memahami yang lebih rinci dan detail. Pemasaran adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang dimiliki mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk atau jasa ke konsumen atau perusahaan lain. Pemasaran juga memiliki tugas untuk membuat kemasan atau desain yang menarik pada iklan sehingga akan membuat banyak orang tertarik untuk membeli.

Tidak hanya itu, dengan adanya pemasaran juga sangat membantu para konsumen untuk lebih mudah menemukan produk atau jasa yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Pemasaran merupakan kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen, menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, menentukan tingkat harga, mempromosikannya agar produk dikenal konsumen, dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen.

Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah aktivitas sosial dan sebuah pengaturan yang dilakukan oleh perorangan atau sekelompok orang dengan tujuan untuk mendapatkan tujuan dengan jalan membuat produk dan menukarkannya dengan besaran nominal tertentu ke pihak lain. Sedangkan menurut William J. Stanton, pemasaran adalah sistem keseluruhan dari berbagai kegiatan bisnis atau usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga barang atau jasa, mempromosikannya, mendistribusikannya, dan bisa memuaskan konsumen.

 

B.     Tujuan dan Teknik Strategi Pemasaran

Tujuan dari pemasaran, yaitu

1.      Memperkenalkan atau promosi produk atau jasa yang telah diproduksi kepada calon konsumen secara umum. Promosi maksudnya adalah seperti mengiklankan suatu produk atau jasa sehingga konsumen mau dan berkeinginan untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa yang dijual.

2.      Memiliki realisasi target penjualan produk atau jasa bisa target harian, bulanan, atau tahunan dengan melancarkan proses penjualan produk atau jasa yang sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh perusahaan.

3.      Mengetahui kepuasan konsumen terhadap produk atau jasa

Dalam strategi pemasaran tidak cukup hanya membuat produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, tetapi juga tentang kepuasan konsumen yang harus menjadi perhatian penting oleh setiap perusahaan karena kepuasan konsumen merupakan masa depan dari pemasaran produk atau jasa atas suatu perusahaan.

4.      Memahami pasar dan konsumen

Tujuan yang harus dicapai oleh perusahaan adalah memiliki pengalaman yang dalam tentang pasar dan konsumen yang menjadi target potensial. Dengan memahami segala persaingan, kebutuhan, keinginan, serta memahami trend-trend yang muncul di dalam pasar mencakup daya beli, ketertarikan, keterbatasan, dan faktor luar yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian.

5.      Membentuk produk sesuai dengan pasar

Membuat sebuah produk yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar atau konsumen yakni masyarakat merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Dari pemahaman pasar dan konsumen, maka pemasaran perlu membantu perusahaan dan bagian perancang produk serta bagian produksi untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan hasil riset.

6.      Mencapai titik impas

Mengusahakan mencapai titik impas antara total biaya produksi dengan total volume penjualan dapat memperluas cakupan promosi dan berusaha lebih memperbesar cakupan volume penjualan.

7.      Mencapai citra yang ingin dibentuk

Pencitraan merupakan hal yang penting, karena dengan pencitraan konsumen dapat lebih mengenal dan tertarik dengan produk yang ditawarkan bisa menggunakan tokoh idola atau artis sebagai brand ambassador, bisa juga mengadakan event, iklan, maupun  konten.

 

Teknik Strategi Pemasaran

1.      Melakukan segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah teknik pemasaran yang dilakukan dengan cara mengelompokkan pasar sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan wilayah agar dapat membuat promosi menjadi tepat sasaran. Pemasaran dilakukan sesuai dengan pengelompokkan pasar yang telah dilakukan. Melakukan segmentasi pasar adalah hal yang lumrah bagi para pelaku bisnis sebagaimana sebuah strategi dalam teknik permainan, segmentasi pasar pun dilakukan untuk menciptakan produk menjadi pemenang dalam kompetensi bisnis dan juga dapat menguasai pasar.

2.      Perencanaan produk

Perencanaan produk meliputi detail produk yang terperinci, pemberian merek produk, pengemasan, serta persediaan produk. Dalam hal ini tentu meliputi ikatan emosional antara penjual dengan pembeli sehingga dapat memungkinkan konsumen untuk membeli produk tersebut. Melakukan pengenalan produk dapat dilakukan dengan cara diferensiasi produk atau perencanaan produk yang berbeda dari produk lainnya misalnya pengemasan yang lebih menarik atau pelayanan terbaik dalam menerima keluhan.

3.      Penetapan harga yang sesuai

Penetapan harga produk harus disesuaikan dengan kualitas produk dan pasaran kompetitor. Harga murah memang banyak diminati oleh konsumen, namun konsumen juga akan mempertimbangkan kualitasnya. Menetapkan harga mahal diperbolehkan selama kualitasnya terjamin.

4.      Pendistribusian

Melakukan distribusi bisa menjalin kemitraan dengan para agen dan distributor agar produk sampai ke tangan konsumen akhir. Dalam proses pendistribusian perlu dipastikan jumlah produk disesuaikan dengan wilayah. Wilayah yang memiliki permintaan produk yang tinggi hendaknya mendapatkan kuantitas barang yang banyak. Setelah produk dihasilkan, maka akan banyak permintaan terhadap produk tersebut.

5.      Promosi

Promosi dilakukan agar produk yang dihasilkan lebih banyak dikenali oleh orang banyak, sehingga bisnis akan lebih mudah untuk mendapatkan calon konsumen baru. Jadi, semakin banyak melakukan promosi maka potensi untuk meningkatkan penjualan semakin tinggi. Promosi dapat dilakukan di semua media, baik secara online atau secara konvensional tujuannya adalah untuk mendapatkan konsumen dalam jumlah banyak.

6.      Penggunaan sosial media

Mengoptimalkan sosial media memiliki fungsi yang sama dengan promosi, yaitu agar produk dapat dikenali oleh orang banyak. Terlebih saat ini terdapat bisnis afiliasi yang dapat menjadi dropshipper dan banyak jenis bisnis lainnya dengan memanfaatkan sosial media. Keberadaan sosial media sangatlah penting dalam melakukan promosi. Media yang dapat menghubungkan banyak orang di dunia tentu menjadi kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar melalui memperbesar peluang untuk mendapatkan konsumen.

7.      Promosi melalui mulut ke mulut

Promosi melalui mulut ke mulut atau word of mouth (WOM) adalah teknik pemasaran yang cukup efektif bahkan sudah dilakukan sejak dulu karena dianggap paling efisien dan mudah untuk dilakukan agar produk tersebut mudah untuk dikenali oleh orang banyak. Promosi melalui mulut ke mulut sudah menjadi tradisi dan indikator bahwa pemasaran pada suatu bisnis yang sukses.

8.      Penciptaan product branding

Penciptaan product branding merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Product branding adalah membuat sebuah produk menjadi memiliki nilai jual yang tinggi dengan penciptaan gambaran yang baik terhadap produk yang akan dijual.

9.      Pemberian insentif sebagai media promosi

Ada kalanya dalam sebuah pemasaran membutuhkan jasa pihak ketiga, yakni reseller, distributor, dan promotor. Pihak-pihak tersebut harus diberikan insentif karena telah berhasil memperluas jaringan penjualan. Dengan demikian, promosi yang dilakukan akan lebih efektif.Insentif dapat diberikan pada konsumen yang membeli produk dalam jumlah banyak yang tentunya akan membuat konsumen merasa senang dan dihargai.

10.  Memberikan potongan harga atau diskon

Dengan memberikan potongan harga atau diskon pada konsumen, tentu akan membuat penjualan yang meningkat bahkan dapat membuat konsumen menjadi pelanggan tetap. Hal ini adalah strategi yang membuat konsumen melakukan pembelian berulang (repeat order). Dengan memiliki banyak pelanggan tentu merupakan sebuah keuntungan, karena berarti bisnis yang dibangun akan semakin berkembang berkat adanya pelanggan yang loyal tersebut.

 

C.     Prinsip Pemasaran

Prinsip dasar dari pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan, keunggulan bersaing, dan fokus pemasaran. Sedangkan prinsip 4P yang digagas oleh Neil Borden pada tahun 1950-an, yaitu:

1.      Product (Produk)

Istilah produk mengacu pada barang yang ditawarkan kepada konsumen. Sebuah produk yang baik adalah produk yang tidak banyak dijumpai di masyarakat, sehingga tingkat penjualannya akan semakin tinggi. Tentunya suatu produk harus memenuhi unsur permintaan yang dibutuhkan oleh pasar.

2.      Price (Harga)

Istilah harga mengacu pada besaran nominal nilai dari produk yang akan dijual tentu harus penuh pertimbangan antara harga satuan, biaya pemasaran, dan biaya distribusi.

3.      Place (Tempat)

Istilah tempat mengacu pada distribusi sebuah produk yang menjadi pertimbangan adalah proses distribusi termasuk perusahaan yang akan menjual produknya melalui online, toko fisik, atau keduanya.

4.      Promotion (Promosi)

Promosi mengacu pada kegiatan komunikasi yang termasuk periklanan, public relations, direct marketing, dukungan sponsor, dan pemasaran gerilya.

 

D.    Kegiatan Pemasaran

Kegiatan pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dan proses untuk menciptakan, berkomunikasi, menyampaikan, dan menukar penawaran yang memiliki nilai bagi konsumen.

1.      Penelitian dan pengembangan pasar (Probe)

Keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan (diferinslasi) perusahaan dengan pesaing dalam hal:

a.       Kualitas produk atau jasa yang lebih baik;

b.      Harga yang lebih murah dan bisa ditawar;

c.       Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat;

d.      Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik;

e.       Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen;

f.       Kecepatan, naik dalam pelayanan maupun distribusi produk atau jasa.

 

a)      Berorientasi pada konsumen dengan melihat prinsip-prinsip pokok kepuasan konsumen, yaitu:

1)      Jika ada konsumen yang merasa kurang puas, penuhi secepat mungkin.

2)      Dorong konsumen untuk mengajukan keluhan jika kurang memuaskan.

3)      Minta umpan balik dari karyawan tentang upaya perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada konsumen.

4)      Buat komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen.

b)      Kualitas mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan yang terdapat lima komponen, yaitu:

1)      Ketepatan

2)      Daya tahan

3)      Mudah digunakan

4)      Nama merek yang terkenal dan dipercaya

5)      Harga yang relatif rendah

c)      Kesenangan dengan memberikan pelayanan yang menyenangkan dengan memperhatikan beberapa hal, yaitu:

1)      Lokasi usaha harus dekat.

2)      Memberikan kemudahan kepada konsumen.

3)      Menentukan jam kerja yang menyenangkan bagi konsumen.

4)      Tetapkan barang yang perlu atau tidak untuk diantar.

5)      Memberikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit.

6)      Melatih karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, dan sopan.

d)     Inovasi

Inovasi adalah kekuatan bagi seorang pengusaha dalam meraih sukses usahanya.

 

2.      Produk (Product)

a.       Tahap Pengembangan

1)      Sederhana mudah untuk dikenal dan digunakan oleh konsumen.

2)      Integritas dengan desain produk harus baik dari sejak awal hingga akhir digunakan.

3)      Fokus pada orangnya dengan memperhatikan peranan kompletementer pemakai akhir untuk mendesain integritas.

4)      Berdaya juang dengan desain produk yang baik tentu memerlukan kombinasi antara pengalaman, pengetahuan, dan kecakapan dari suatu team professional.

5)      Kreativitas dengan keberhasilan produk sangat bergantung pada keahlian kreatif dari banyak orang.

6)      Resiko

b.      Tahap pengenalan

Di tahap ini produk atau jasa yang baru diperkenalkan kepada konsumen potensial. Untuk memperkenalkan produk atau jasa yang baru ini, promosi dan periklanan harus lebih gencar agar produk ini dikenal oleh konsumen terutama konsumen potensial.

c.       Tahap pertumbuhan penjualan

Jika produk atau jasa baru ini gagal menembus konsumen pada tahap perkenalan dan pertumbuhan, maka produk atau jasa ini tidak akan laku dijual.

d.      Tahap kematangan

Volume penjualan akan terus meningkat dan profit margin mencapai puncaknya, tetapi menurun karena masuknya pesaing baru ke pasar.

e.       Tahap kejenuhan

Di tahap ini penjualan mencapai puncaknya dan konsumen mulai jenuh dengan produk atau jasa tersebut, maka diperlukannya inovasi.

f.       Tahap penurunan

Di tahap ini merupakan lingkaran akhir dari daur hidup produk atau jasa yang hasil penjualan produk atau jasa secara terus menerus mulai menurun, produk-produk lama mulai diobral dan cuci gudang otomatis profit margin akan turun drastis.

 

3.      Tempat (Place)

Tempat yang menarik bagi konsumen adalah tempat yang paling strategis, menyenangkan, dan efisien sebagai berikut:

a.       Perbanyak saluran distribusi.

b.      Tata letak usahanya,

c.       Menggunakan cara penyampaian barang seefisien mungkin, dan

d.      Mengubah-ubah persediaan dari gudang yang satu ke gudang yang lain.

 

4.      Harga (Price)

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memberikan harga yang menarik bagi konsumen, yaitu:

a.       Menentukan harga dasar dan harga jual barang yang berbeda-beda.

b.      Memberikan potongan harga yang bervariasi.

c.       Memberikan keringanan waktu pembayaran.

 

E.     Perencanaan Pemasaran

Perencanaan pemasaran adalah suatu bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran di mana tujuan utamanya adalah untuk mencapai tujuan pemasaran, sehingga marketing plan yang dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan perencanaan pemasaran.

 

Tujuan perencanaan pemasaran, yaitu:

1.      Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai arah perubahan pasar serta kompetitor yang ada.

2.      Sebagai kail untuk berafiliasi dengan banyak pengelolaan organisasi lainnya.

3.      Menjadi sarana dalam menyesuaikan diri di lingkup bisnis yang modern.

4.      Memaksimalkan benefit dengan effort yang sederhana namun dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Manfaat perencanaan pemasaran, yaitu:

1.      Memberikan arah pemasaran yang lebih berkualitas.

2.      Membuat rencana tersebut menjadi sebuah pedoman utama dalam menentukan arah kemana sebuah perusahaan akan berkembang dan berperan sebagai pembatas sebuah perusahaan untuk menghindari resiko dan membantu perkembangan sebuah perusahaan.

3.      Memberikan titik terang tentang siapa dan apa yang akan menjadi target sebuah perusahaan dalam membidik targetnya.

4.      Menjadi talking massage yang nantinya akan menjadi sebuah produk dengan tujuan yang jelas.

5.      Di era modern ini tentu pemasaran dapat dilakukan melalui apa saja.

Langkah-langkah dalam merencanakan pemasaran, yaitu:

1.      Penentuan kebutuhan dan keinginan konsumen dengan riset pasar harus diarahkan dan dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang membutuhkan, dan kapan mereka membutuhkan.

2.      Memilih pasar sasaran khusus yang terdiri dari 3 jenis, yakni:

a.       Pasar individual

b.      Relung pasar

c.       Segmentasi pasar

3.      Menempatkan strategi pemasaran dalam persaingan

Terdapat 6 strategi untuk memenuhi permintaan dan lingkungan yang bersaing, yaitu:

a.       Orientasi pada konsumen.

b.      Kualitas dengan mengutamakan TQM (Total Quality Management).

c.       Kesenangan.

d.      Inovasi.

e.       Kecepatan atau TCM (Time Compression Management) yang diwujudkan dalam bentuk:

1)      Kecepatan untuk menempatkan produk baru di pasar,

2)      Memperpendek waktu untuk merespon keinginan dan kebutuhan konsumen.

f.       Pelayanan dan kepuasan konsumen.

 

F.      Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari informasi mengenai Teknik dan Strategi Pemasaran yaitu pemasaran adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang dimiliki mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk atau jasa ke konsumen atau perusahaan lain. Tujuan dari pemasaran adalah promosi, memiliki target penjualan, memahami pasar dan konsumen, dan lain sebagainya.

Teknik pemasaran adalah segmentasi pasar, perencanaan produk, penetapan harga, dan lain sebagainya. Prinsip dasar dari pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan, keunggulan bersaing, dan fokus pemasaran. Kegiatan pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dan proses untuk menciptakan, berkomunikasi, menyampaikan, dan menukar penawaran yang memiliki nilai bagi konsumen. Perencanaan pemasaran adalah suatu bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran di mana tujuan utamanya adalah untuk mencapai tujuan pemasaran, sehingga marketing plan yang dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan perencanaan pemasaran.

 

 

Demikian informasi mengenai Teknik dan Strategi Pemasaran, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Digital Marketing

Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini ...