Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini bermanfaat ya. Aamiin. Pada postingan sebelumnya, saya sudah membahas tentang Tutorial Pitch Deck. Kalau ada yang belum baca postingan saya tersebut, silahkan klik link ini https://noviacandrap.blogspot.com/2020/12/tutorial-pitch-deck.html
Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang
“Teknik dan Strategi Pemasaran” yang di dalamnya terdiri dari:
·
Pengertian Pemasaran
·
Tujuan dan Teknik Strategi Pemasaran
·
Prinsip Pemasaran
·
Kegiatan Pemasaran
·
Perencanaan Pemasaran
·
Kesimpulan

A. Pengertian
Pemasaran
Sebelum kita membahas tentang pemasaran
secara lebih detail, tentunya kita perlu mengetahui arti dari pemasaran itu
sendiri agar lebih mudah untuk memahami yang lebih rinci dan detail. Pemasaran
adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu
produk atau jasa yang dimiliki mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman
produk atau jasa ke konsumen atau perusahaan lain. Pemasaran juga memiliki
tugas untuk membuat kemasan atau desain yang menarik pada iklan sehingga akan
membuat banyak orang tertarik untuk membeli.
Tidak hanya itu, dengan adanya pemasaran
juga sangat membantu para konsumen untuk lebih mudah menemukan produk atau jasa
yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Pemasaran merupakan kegiatan meneliti
kebutuhan dan keinginan konsumen, menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan
kebutuhan dan keinginan konsumen, menentukan tingkat harga, mempromosikannya
agar produk dikenal konsumen, dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen.
Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah
aktivitas sosial dan sebuah pengaturan yang dilakukan oleh perorangan atau
sekelompok orang dengan tujuan untuk mendapatkan tujuan dengan jalan membuat produk
dan menukarkannya dengan besaran nominal tertentu ke pihak lain. Sedangkan
menurut William J. Stanton, pemasaran adalah sistem keseluruhan dari berbagai
kegiatan bisnis atau usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga
barang atau jasa, mempromosikannya, mendistribusikannya, dan bisa memuaskan
konsumen.
B. Tujuan
dan Teknik Strategi Pemasaran
Tujuan
dari pemasaran, yaitu
1. Memperkenalkan
atau promosi produk atau jasa yang telah diproduksi kepada calon konsumen
secara umum. Promosi maksudnya adalah seperti mengiklankan suatu produk atau
jasa sehingga konsumen mau dan berkeinginan untuk membeli atau menggunakan
produk atau jasa yang dijual.
2. Memiliki
realisasi target penjualan produk atau jasa bisa target harian, bulanan, atau
tahunan dengan melancarkan proses penjualan produk atau jasa yang sesuai dengan
target yang telah ditentukan oleh perusahaan.
3. Mengetahui
kepuasan konsumen terhadap produk atau jasa
Dalam strategi pemasaran tidak
cukup hanya membuat produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif,
tetapi juga tentang kepuasan konsumen yang harus menjadi perhatian penting oleh
setiap perusahaan karena kepuasan konsumen merupakan masa depan dari pemasaran
produk atau jasa atas suatu perusahaan.
4. Memahami
pasar dan konsumen
Tujuan yang harus dicapai oleh
perusahaan adalah memiliki pengalaman yang dalam tentang pasar dan konsumen
yang menjadi target potensial. Dengan memahami segala persaingan, kebutuhan,
keinginan, serta memahami trend-trend yang muncul di dalam pasar mencakup daya
beli, ketertarikan, keterbatasan, dan faktor luar yang mempengaruhi keputusan
dalam pembelian.
5. Membentuk
produk sesuai dengan pasar
Membuat sebuah produk yang
benar-benar dibutuhkan oleh pasar atau konsumen yakni masyarakat merupakan hal
yang penting bagi perusahaan. Dari pemahaman pasar dan konsumen, maka pemasaran
perlu membantu perusahaan dan bagian perancang produk serta bagian produksi
untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan hasil riset.
6. Mencapai
titik impas
Mengusahakan mencapai titik impas
antara total biaya produksi dengan total volume penjualan dapat memperluas
cakupan promosi dan berusaha lebih memperbesar cakupan volume penjualan.
7. Mencapai
citra yang ingin dibentuk
Pencitraan merupakan hal yang
penting, karena dengan pencitraan konsumen dapat lebih mengenal dan tertarik
dengan produk yang ditawarkan bisa menggunakan tokoh idola atau artis sebagai
brand ambassador, bisa juga mengadakan event, iklan, maupun konten.
Teknik Strategi Pemasaran
1. Melakukan
segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah teknik
pemasaran yang dilakukan dengan cara mengelompokkan pasar sesuai dengan jenis
kelamin, usia, dan wilayah agar dapat membuat promosi menjadi tepat sasaran.
Pemasaran dilakukan sesuai dengan pengelompokkan pasar yang telah dilakukan.
Melakukan segmentasi pasar adalah hal yang lumrah bagi para pelaku bisnis
sebagaimana sebuah strategi dalam teknik permainan, segmentasi pasar pun
dilakukan untuk menciptakan produk menjadi pemenang dalam kompetensi bisnis dan
juga dapat menguasai pasar.
2. Perencanaan
produk
Perencanaan produk meliputi detail
produk yang terperinci, pemberian merek produk, pengemasan, serta persediaan
produk. Dalam hal ini tentu meliputi ikatan emosional antara penjual dengan
pembeli sehingga dapat memungkinkan konsumen untuk membeli produk tersebut. Melakukan
pengenalan produk dapat dilakukan dengan cara diferensiasi produk atau
perencanaan produk yang berbeda dari produk lainnya misalnya pengemasan yang
lebih menarik atau pelayanan terbaik dalam menerima keluhan.
3. Penetapan
harga yang sesuai
Penetapan harga produk harus
disesuaikan dengan kualitas produk dan pasaran kompetitor. Harga murah memang
banyak diminati oleh konsumen, namun konsumen juga akan mempertimbangkan
kualitasnya. Menetapkan harga mahal diperbolehkan selama kualitasnya terjamin.
4. Pendistribusian
Melakukan distribusi bisa menjalin
kemitraan dengan para agen dan distributor agar produk sampai ke tangan
konsumen akhir. Dalam proses pendistribusian perlu dipastikan jumlah produk
disesuaikan dengan wilayah. Wilayah yang memiliki permintaan produk yang tinggi
hendaknya mendapatkan kuantitas barang yang banyak. Setelah produk dihasilkan,
maka akan banyak permintaan terhadap produk tersebut.
5. Promosi
Promosi dilakukan agar produk yang
dihasilkan lebih banyak dikenali oleh orang banyak, sehingga bisnis akan lebih
mudah untuk mendapatkan calon konsumen baru. Jadi, semakin banyak melakukan
promosi maka potensi untuk meningkatkan penjualan semakin tinggi. Promosi dapat
dilakukan di semua media, baik secara online atau secara konvensional tujuannya
adalah untuk mendapatkan konsumen dalam jumlah banyak.
6. Penggunaan
sosial media
Mengoptimalkan sosial media
memiliki fungsi yang sama dengan promosi, yaitu agar produk dapat dikenali oleh
orang banyak. Terlebih saat ini terdapat bisnis afiliasi yang dapat menjadi dropshipper
dan banyak jenis bisnis lainnya dengan memanfaatkan sosial media. Keberadaan
sosial media sangatlah penting dalam melakukan promosi. Media yang dapat
menghubungkan banyak orang di dunia tentu menjadi kesempatan untuk mendapatkan
keuntungan yang lebih besar melalui memperbesar peluang untuk mendapatkan
konsumen.
7. Promosi
melalui mulut ke mulut
Promosi melalui mulut ke mulut atau
word of mouth (WOM) adalah teknik pemasaran yang cukup efektif bahkan sudah
dilakukan sejak dulu karena dianggap paling efisien dan mudah untuk dilakukan
agar produk tersebut mudah untuk dikenali oleh orang banyak. Promosi melalui
mulut ke mulut sudah menjadi tradisi dan indikator bahwa pemasaran pada suatu
bisnis yang sukses.
8. Penciptaan
product branding
Penciptaan product branding
merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Product branding adalah
membuat sebuah produk menjadi memiliki nilai jual yang tinggi dengan penciptaan
gambaran yang baik terhadap produk yang akan dijual.
9. Pemberian
insentif sebagai media promosi
Ada kalanya dalam sebuah pemasaran
membutuhkan jasa pihak ketiga, yakni reseller, distributor, dan promotor.
Pihak-pihak tersebut harus diberikan insentif karena telah berhasil memperluas
jaringan penjualan. Dengan demikian, promosi yang dilakukan akan lebih
efektif.Insentif dapat diberikan pada konsumen yang membeli produk dalam jumlah
banyak yang tentunya akan membuat konsumen merasa senang dan dihargai.
10. Memberikan
potongan harga atau diskon
Dengan memberikan potongan harga
atau diskon pada konsumen, tentu akan membuat penjualan yang meningkat bahkan
dapat membuat konsumen menjadi pelanggan tetap. Hal ini adalah strategi yang
membuat konsumen melakukan pembelian berulang (repeat order). Dengan memiliki
banyak pelanggan tentu merupakan sebuah keuntungan, karena berarti bisnis yang
dibangun akan semakin berkembang berkat adanya pelanggan yang loyal tersebut.
C. Prinsip
Pemasaran
Prinsip
dasar dari pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan, keunggulan
bersaing, dan fokus pemasaran. Sedangkan prinsip 4P yang digagas oleh Neil
Borden pada tahun 1950-an, yaitu:
1. Product
(Produk)
Istilah produk mengacu pada barang
yang ditawarkan kepada konsumen. Sebuah produk yang baik adalah produk yang
tidak banyak dijumpai di masyarakat, sehingga tingkat penjualannya akan semakin
tinggi. Tentunya suatu produk harus memenuhi unsur permintaan yang dibutuhkan
oleh pasar.
2. Price
(Harga)
Istilah harga mengacu pada besaran
nominal nilai dari produk yang akan dijual tentu harus penuh pertimbangan
antara harga satuan, biaya pemasaran, dan biaya distribusi.
3. Place
(Tempat)
Istilah tempat mengacu pada
distribusi sebuah produk yang menjadi pertimbangan adalah proses distribusi
termasuk perusahaan yang akan menjual produknya melalui online, toko fisik,
atau keduanya.
4. Promotion
(Promosi)
Promosi mengacu pada kegiatan
komunikasi yang termasuk periklanan, public relations, direct marketing,
dukungan sponsor, dan pemasaran gerilya.
D. Kegiatan
Pemasaran
Kegiatan
pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dan proses untuk menciptakan,
berkomunikasi, menyampaikan, dan menukar penawaran yang memiliki nilai bagi
konsumen.
1. Penelitian
dan pengembangan pasar (Probe)
Keunggulan bersaing perusahaan baru
terletak pada perbedaan (diferinslasi) perusahaan dengan pesaing dalam hal:
a. Kualitas
produk atau jasa yang lebih baik;
b. Harga
yang lebih murah dan bisa ditawar;
c. Lokasi
yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat;
d. Seleksi
barang dan jasa yang lebih menarik;
e. Pelayanan
yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen;
f. Kecepatan,
naik dalam pelayanan maupun distribusi produk atau jasa.
a) Berorientasi
pada konsumen dengan melihat prinsip-prinsip pokok kepuasan konsumen, yaitu:
1) Jika
ada konsumen yang merasa kurang puas, penuhi secepat mungkin.
2) Dorong
konsumen untuk mengajukan keluhan jika kurang memuaskan.
3) Minta
umpan balik dari karyawan tentang upaya perbaikan pelayanan yang harus
diberikan kepada konsumen.
4) Buat
komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen.
b) Kualitas
mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan yang terdapat lima komponen,
yaitu:
1) Ketepatan
2) Daya
tahan
3) Mudah
digunakan
4) Nama
merek yang terkenal dan dipercaya
5) Harga
yang relatif rendah
c) Kesenangan
dengan memberikan pelayanan yang menyenangkan dengan memperhatikan beberapa
hal, yaitu:
1) Lokasi
usaha harus dekat.
2) Memberikan
kemudahan kepada konsumen.
3) Menentukan
jam kerja yang menyenangkan bagi konsumen.
4) Tetapkan
barang yang perlu atau tidak untuk diantar.
5) Memberikan
kemudahan untuk menggunakan cara kredit.
6) Melatih
karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, dan sopan.
d) Inovasi
Inovasi
adalah kekuatan bagi seorang pengusaha dalam meraih sukses usahanya.
2. Produk
(Product)
a. Tahap
Pengembangan
1) Sederhana
mudah untuk dikenal dan digunakan oleh konsumen.
2) Integritas
dengan desain produk harus baik dari sejak awal hingga akhir digunakan.
3) Fokus pada orangnya dengan memperhatikan peranan kompletementer pemakai akhir untuk
mendesain integritas.
4) Berdaya
juang dengan desain produk yang baik tentu memerlukan kombinasi antara
pengalaman, pengetahuan, dan kecakapan dari suatu team professional.
5) Kreativitas
dengan keberhasilan produk sangat bergantung pada keahlian kreatif dari banyak
orang.
6) Resiko
b. Tahap
pengenalan
Di
tahap ini produk atau jasa yang baru diperkenalkan kepada konsumen potensial. Untuk
memperkenalkan produk atau jasa yang baru ini, promosi dan periklanan harus
lebih gencar agar produk ini dikenal oleh konsumen terutama konsumen potensial.
c. Tahap
pertumbuhan penjualan
Jika
produk atau jasa baru ini gagal menembus konsumen pada tahap perkenalan dan
pertumbuhan, maka produk atau jasa ini tidak akan laku dijual.
d. Tahap
kematangan
Volume
penjualan akan terus meningkat dan profit margin mencapai puncaknya, tetapi
menurun karena masuknya pesaing baru ke pasar.
e. Tahap
kejenuhan
Di
tahap ini penjualan mencapai puncaknya dan konsumen mulai jenuh dengan produk
atau jasa tersebut, maka diperlukannya inovasi.
f. Tahap
penurunan
Di
tahap ini merupakan lingkaran akhir dari daur hidup produk atau jasa yang hasil
penjualan produk atau jasa secara terus menerus mulai menurun, produk-produk
lama mulai diobral dan cuci gudang otomatis profit margin akan turun drastis.
3. Tempat
(Place)
Tempat yang menarik bagi konsumen
adalah tempat yang paling strategis, menyenangkan, dan efisien sebagai berikut:
a. Perbanyak
saluran distribusi.
b. Tata
letak usahanya,
c. Menggunakan
cara penyampaian barang seefisien mungkin, dan
d. Mengubah-ubah
persediaan dari gudang yang satu ke gudang yang lain.
4. Harga
(Price)
Beberapa cara yang dapat dilakukan
untuk memberikan harga yang menarik bagi konsumen, yaitu:
a. Menentukan
harga dasar dan harga jual barang yang berbeda-beda.
b. Memberikan
potongan harga yang bervariasi.
c. Memberikan
keringanan waktu pembayaran.
E. Perencanaan
Pemasaran
Perencanaan
pemasaran adalah suatu bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi
pemasaran di mana tujuan utamanya adalah untuk mencapai tujuan pemasaran,
sehingga marketing plan yang dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis
dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan perencanaan pemasaran.
Tujuan
perencanaan pemasaran, yaitu:
1. Mengumpulkan
informasi sebanyak-banyaknya mengenai arah perubahan pasar serta kompetitor
yang ada.
2. Sebagai
kail untuk berafiliasi dengan banyak pengelolaan organisasi lainnya.
3. Menjadi
sarana dalam menyesuaikan diri di lingkup bisnis yang modern.
4. Memaksimalkan
benefit dengan effort yang sederhana namun dapat terlaksana secara efektif dan
efisien.
Manfaat perencanaan
pemasaran, yaitu:
1. Memberikan
arah pemasaran yang lebih berkualitas.
2. Membuat
rencana tersebut menjadi sebuah pedoman utama dalam menentukan arah kemana
sebuah perusahaan akan berkembang dan berperan sebagai pembatas sebuah
perusahaan untuk menghindari resiko dan membantu perkembangan sebuah
perusahaan.
3. Memberikan
titik terang tentang siapa dan apa yang akan menjadi target sebuah perusahaan
dalam membidik targetnya.
4. Menjadi
talking massage yang nantinya akan menjadi sebuah produk dengan tujuan yang
jelas.
5. Di
era modern ini tentu pemasaran dapat dilakukan melalui apa saja.
Langkah-langkah dalam
merencanakan pemasaran, yaitu:
1. Penentuan
kebutuhan dan keinginan konsumen dengan riset pasar harus diarahkan dan
dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang
membutuhkan, dan kapan mereka membutuhkan.
2. Memilih
pasar sasaran khusus yang terdiri dari 3 jenis, yakni:
a. Pasar
individual
b. Relung
pasar
c. Segmentasi
pasar
3. Menempatkan
strategi pemasaran dalam persaingan
Terdapat 6 strategi untuk memenuhi
permintaan dan lingkungan yang bersaing, yaitu:
a. Orientasi
pada konsumen.
b. Kualitas
dengan mengutamakan TQM (Total Quality Management).
c. Kesenangan.
d. Inovasi.
e. Kecepatan
atau TCM (Time Compression Management) yang diwujudkan dalam bentuk:
1) Kecepatan
untuk menempatkan produk baru di pasar,
2) Memperpendek
waktu untuk merespon keinginan dan kebutuhan konsumen.
f. Pelayanan
dan kepuasan konsumen.
F. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari
informasi mengenai Teknik dan Strategi Pemasaran yaitu pemasaran adalah sebuah
kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau
jasa yang dimiliki mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk atau
jasa ke konsumen atau perusahaan lain. Tujuan dari pemasaran adalah promosi,
memiliki target penjualan, memahami pasar dan konsumen, dan lain sebagainya.
Teknik pemasaran adalah segmentasi
pasar, perencanaan produk, penetapan harga, dan lain sebagainya. Prinsip dasar
dari pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan, keunggulan bersaing,
dan fokus pemasaran. Kegiatan pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dan proses
untuk menciptakan, berkomunikasi, menyampaikan, dan menukar penawaran yang
memiliki nilai bagi konsumen. Perencanaan pemasaran adalah suatu bentuk dari
proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran di mana tujuan utamanya
adalah untuk mencapai tujuan pemasaran, sehingga marketing plan yang dilakukan
pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk
mendapatkan keputusan perencanaan pemasaran.
Demikian
informasi mengenai Teknik dan Strategi Pemasaran, semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar