Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini bermanfaat ya. Aamiin. Pada postingan sebelumnya, saya sudah membahas tentang Webinar Kewirausahaan Marketing Insight Apa dan Bagaimana. Kalau ada yang belum baca postingan saya tersebut, silahkan klik link ini https://noviacandrap.blogspot.com/2020/12/webinar-marketing-insight-apa-dan.html
Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang
“Tutorial Pitch Deck” yang di dalamnya terdiri dari:
·
Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Pitch
Deck
·
Unsur-Unsur Pitch Deck
·
Cara Membuat Pitch Deck
·
Tips and Tricks Pitch Deck
A.
Pengertian,
Tujuan, dan Manfaat Pitch Deck

Sebelum membahas lebih lanjut
tentang bagaimana tips and tricks dari Pitch Deck, tentunya kita perlu
mengetahui arti dari Pitch Deck itu sendiri. Apa yang dimaksud Pitch Deck?
Pitch
Deck
merupakan sebuah presentasi singkat yang menjelaskan tentang gambaran umum
mengenai rencana bisnis yang dilakukan. Dengan demikian, kita dapat menjelaskan
produk yang dimiliki kepada calon investor sehingga akan membuat mereka
tertarik untuk memberikan bantuan biaya atau pendanaan kepada bisnis kita
selain itu juga dapat digunakan untuk bekerja sama dengan perusahaan lain atau
orang yang akan menjadi calon Co-Founder. Pitch Deck dapat dibuat menggunakan
PowerPoint, KeyNote, Prezi, dan lain-lain. Pitch Deck ini berisi penjelasan
seputar kondisi bisnis secara umum, dimulai dari solusi yang ditawarkan,
proyeksi pendapatan yang diraih, hingga strategi yang akan digunakan pada masa
mendatang.
B.
Unsur-Unsur
Pitch Deck
Pitch Deck dapat dibuat dengan baik
jika memenuhi unsur-unsur secara umum sebagai berikut:
1. Cover
is a one-line that defines your business
Dalam
bagian ini pastikan slide mencantumkan nama perusahaan, logo perusahaan,
tagline, jika perlu tambahkan logo akselerator, penghargaan, dan publikasi yang
ditampilkan dari perusahaan.
2. Problem
is illustrate the pain point
Dalam
bagian ini sebisa mungkin untuk memancing perasaan emosional dari calon
investor terhadap cerita yang disampaikan mengenai problem atau permasalahan
yang biasa terjadi di sekeliling mereka tentunya yang berkaitan dengan produk
atau jasa yang ditawarkan.
3. Solution
is describe how your solution makes your customers happy and does it better
than others
Seorang
pengusaha akan menjelaskan tentang solusi yang dapat diberikan terkait
permasalahan yang ada, menjelaskan apa produk atau jasa yang dibuat, dan
tunjukkan tentang perbedaan antara sebelum dengan sesudah menggunakan solusi
dari produk atau jasa yang dibuat.
4. Market
size (opportunity) is how big? How attractive? Which segment?
Calon
investor akan tertarik untuk mengetahui seberapa besar market yang akan dituju.
Tentunya seorang pengusaha harus menunjukkan potensi dari persebaran produk
atau jasa yang dibuat, siapa saja yang akan menjadi konsumen atau user dari
produk atau jasa yang dibuat, dan seberapa besar kita dapat berpotensi untuk
mengumpulkan revenue.
5. Product
is product line-up and its unique selling point
Pengusaha
menjelaskan produk atau jasa yang akan ditawarkan kepada calon investor secara
singkat dan jelas. Jelaskan juga manfaat, fungsi, keunikan, serta testimoni
produk atau jasa yang ditawarkan kepada calon investor atau konsumen.
6. Business
model is how you monetize the business and create long-term value for customer
Calon
investor akan berinvestasi karena percaya tentang visi dan team seorang
pengusaha yang ia ingin berikan dana atau biaya dengan mampu memperlihatkan
market opprtunity dan menghasilkan return on investment dari bisnis yang akan
ditawarkan.
7. Go
to market is how do you get customers?
Seorang
pengusaha dapat menjelaskan perencanaan dari bisnis yang akan ditawarkan kepada
calon investor untuk mendapatkan perhatian dari calon investor atau konsumen
serta jelaskan seperti apa proses penjualannya secara ringkas, jelas, dan
menggunakan taktik yang ingin digunakan.
8. Competition
is position, differentiation and your competitive advantages
Seorang
pengusaha harus menjelaskan kondisi persaingan yang dihadapi, buatlah peta
persaingan yang ada seperti posisi, kekuatan, kelemahan, dan peluang yang lawan
bisnis miliki. Berikan fokus utama dengan memberikan perbedaan antara seorang
pengusaha dengan pengusaha lain dan kelebihan yang dimiliki oleh pengusaha yang
berbeda dari pesaing.
9. Traction
is achievement, financial, and customer quoters
Traction
merupakan suatu pembuktian tentang ide bisnis yang ditawarkan memiliki nilai
ekonomis atau potensial untuk mendapatkan perkembangan yang baik. Biasanya
dapat berupa hasil dari tahap pengembangan produk atau jasa yang ada pada
tahapan awal dari siklus bisnis sehingga produk atau jasa yang ditawarkan dapat
mengatasi permasalahan yang ada juga bernilai ekonomis.
10. Team
is why are you the right team to execute the plan
Seorang
pengusaha harus menjelaskan apakah kita sebagai pengusaha atau tim adalah orang
yang tepat serta kompeten untuk menjalankan ide bisnis yang direncanakan.
Tampilkan keahlian serta keunikan setiap anggota tim dan bagaimana tim dapat
bekerja sama untuk mendukung bisnis produk atau jasa yang dibuat ini menuju
kesuksesan dengan ide yang sudah dibuat.
11. Call
for action is list out all your asks, how much? For what?
Buatlah
pernyataan yang dibuat secara singkat tetapi dapat dengan jelas tentang apa
yang dibutuhkan sebagai tujuan utama dalam bisnis produk atau jasa yang dibuat.
12. Close
is sum up and contact to reach you quickly
Di
slide terakhir harap cantumkan nama perusahaan, logo bisnis, kontak yang dapat
dihubungi serta mencantumkan kembali pernyataan pertama yang mengesankan dari
ide bisnis yang dibuat.
C.
Cara
Membuat Pitch Deck
Dalam membuat pitch deck tentunya
harus singkat, jelas, dan menarik. Karena, pitch deck akan menentukan
langkah-langkah selanjutnya untuk bisnis yang dibuat ke depannya. Cara membuat
pitch deck yang baik sebagai berikut:
1. Buat
pitch deck dengan 10-12 slide presentasi
Jika
ditilik dari pengertian pitch deck yaitu presentasi singkat yang menjelaskan
gambaran umum tentang rencana bisnis yang akan dibuat. Jadi, calon investor
hanya akan melihat secara garis besar dari produk yang akan atau sedang dibuat.
Jika membuat slide presentasi terlalu panjang, tentunya akan membuat calon
investor bosan, jenuh, dan menjadi tidak tertarik untuk melihat presentasi yang
dilakukan. Tunjukkan secara jelas tentang diri pribadi seorang pengusaha dan
jelaskan mengapa calon investor tersebut harus memberikan pendanaan atau
pembiayaan untuk bisnis yang akan dijalankan.
2. Cantumkan
nama Founder dan tim
Dalam
membangun sebuah bisnis yang baik, tentunya dibutuhkan orang-orang terbaik
untuk diajak bekerja sama agar bisnis yang dijalankan akan berhasil sesuai
dengan target yang telah ditentukan. Tunjukkan pada calon investor tentang
siapa saja orang-orang yang akan ikut andil dalam bisnis ini serta posisi
masing-masing. Jika sudah memiliki tim yang kuat dan mampu bekerja sama dengan
baik, maka calon investor tentu akan percaya bahwa bisnis yang dibuat ini
sesuai dengan rencana yang sudah matang.
3. Berikan
gambaran contoh produk
Jabarkan
seluruh screenshot atau gambar mengenai produk atau jasa yang akan dibuat,
termasuk juga dengan logo dan nama produk atau jasa. Jelaskan seperti apa
bisnis yang akan dibuat dalam waktu kurang dari 10 menit untuk menjelaskan.
Perlihatkan pada calon investor tentang cara kerja produk atau jasa yang akan
dibuat dan berikan beberapa contohnya sehingga calon investor dapat melihat
produk atau jasa yang akan dibuat. Buatlah tampilan slide semenarik mungkin
karena yang akan dijual adalah produk atau jasa.
4. Beri
informasi potensi pasar
Setelah
memberikan penjelasan seperti apa bisnis dan produk atau jasa yang akan dibuat,
kini saatnya menjelaskan bagaimana potensi market atau pasar yang tersedia
sesuai dengan produk atau jasa yang akan dibuat. Seberapa besar pasar yang ada
tentukan akan mempengaruhi seberapa besar calon investor akan mendanai atau
membiayai bisnis yang akan dibuat. Dalam slide ini, pengusaha harus memberikan
grafik yang di dalamnya menguraikan pertumbuhan pasar pada masa lalu dan
pertumbuhan potensial pasar pada masa depan. Sehingga calon investor akan dapat
menghitung return on investment dan potensi di investasi mereka. Jangan lupa
untuk menyertakan sumber dari data tersebut agar dapat meyakinkan para calon
investor bahwa bisnis yang akan dibuat memiliki potensi yang besar.
5. Jelaskan
tentang pesaing bisnis
Cara
membuat pitch deck selanjutnya yang harus diperhatikan adalah mengutarakan
tentang pesaing dalam bisnis yang akan digeluti. Pada slide ini, seorang
pengusaha harus bisa menjelaskan siapa saja pesaing dalam bisnis produk atau
bisnis yang dijalankan dan apa saja kelebihan bisnis yang dimiliki dibandingkan
pesaing bisnis. Jika perlu seorang pengusaha dapat menjelaskan strategi yang
mungkin dilakukan untuk mengambil market dari pesaing tersebut.
6. Jelaskan
risiko yang mungkin terjadi
Tentunya
dalam membangun bisnis penuh dengan risiko. Berikan penjelasan kepada para
calon investor tentang risiko apa saja yang dapat terjadi dalam bisnis yang
akan dijalani kemudian sertakan solusi dari risiko yang akan terjadi.
D.
Tips
and Tricks Pitch Deck
Untuk membuat pitch deck terdapat
beberapa tips and tricks yang dapat saya bagikan, sebagai berikut:
1.
Pertimbangkan calon investor atau
konsumen
Sebelum
seorang pengusaha menghadiri pertemuan dengan calon investor, maka sangat
penting untuk mengetahui apa yang akan dihadapi. Pastikan bahwa mempromosikan
produk atau jasa yang dibuat kepada orang yang tepat, yaitu orang-orang yang
kemungkinan besar akan berinvestasi atau membiayai bisnis tersebut. kemudian,
tanyakan pada diri sendiri apakah calon investor ini akan mengambil apa yang
akan ditawarkan? Atau, dengan kata lain, apakah mereka biasanya berinvestasi di
jenis perusahaan yang kita buat?
Contohnya
adalah jika bisnis yang dibuat berfokus untuk mengubah dunia menjadi lebih baik,
maka pasti ingin menargetkan perusahaan calon investor yang semuanya tentang
berinvestasi dalam bisnis yang ingin membuat dampak sosial, seperti City Light
Capital atau The Impact Engine. Seorang pengusaha akan jauh lebih beruntung
mengunci investasi dengan perusahaan calon investor yang berpikiran sama
daripada dengan perusahaan yang semuanya tentang meluncurkan teknologi terbaru
dan paling menguntungkan.
2.
Fokuskan pesan yang akan disampaikan
Setelah
mengidentifikasi calon investor yang tepat untuk melakukan promosi, seorang
pengusaha juga perlu pastikan memiliki satu pesan yang jelas. Tentunya harus
menjadi kesimpulan satu kalimat yang ingin calon investor ingat ketika selesai
pertemuan. Pesan yang disampaikan harus dengan jelas mengkomunikasikan dua hal,
yaitu:
a.
Masalah. Masalah apa yang dihadapi calon
investor atau konsumen?
b.
Solusi. Bagaimana produk atau layanan
yang kita buat dapat mengatasi masalah itu?
Caranya
adalah dengan menyajikan masalah dan solusi merupakan hal yang sangat penting
dalam mendapatkan calon investor yang akan membiayai bisnis yang dibuat. Bagaimana
cara seorang pengusaha dalam melukiskan suatu gambaran masalah yang dihadapi calon
investor atau konsumen dan bagaimana bisnis yang dibuat adalah perusahaan yang
secara unik memenuhi syarat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada merupakan
cara yang baik untuk membuktikan potensi nilai yang dimiliki kepada calon
investor.
3.
Berikan calon investor informasi yang
benar
Apa
yang ingin diketahui oleh calon investor tentang perusahaan benar-benar berbeda
dari apa yang ingin diketahui oleh teman atau konsumen, dan jika tidak mengemas
informasi dengan cara yang benar, maka seorang pengusaha akan kehilangan uang
investasinya. Sebelum mereka melakukan lompatan dari "calon investor"
menjadi "investor", seorang pengusaha perlu mengetahui:
a.
Ukuran
atau peluang pasar. Berapa banyak orang yang bergumul dengan masalah ini
dan mencari solusi? Berapa banyak pelanggan yang ada untuk produk atau jasa
yang dibuat?
b.
Model bisnis yang dibuat. Bagaimana
seorang pengusaha berencana menghasilkan uang?
c.
Teknologi atau keahlian kepemilikan. Apa
yang seorang pengusaha bawa ke meja? Apa yang hanya bisa seorang pengusaha
berikan kepada konsumen?
d.
Lanskap kompetitif. Siapa lagi yang
memecahkan masalah ini untuk konsumen? Siapa pesaing utama dalam bisnis yang
dibuat, dan bagaimana kinerja bisnis mereka?
e.
Keunggulan kompetitif yang dimiliki.
Mengapa seorang pengusaha lebih baik dari pesaing? Apa yang membedakan seorang
pengusaha dengan pengusaha lain? Mengapa seorang pengusaha dapat selangkah di
atas yang lain, dan bagaimana cara yang akan membuktikannya kepada konsumen?
f.
Tim kerja. Siapa mereka dan apa yang
mereka bawa ke meja?
g.
Strategi Go-to-market. Apa tonggak dan
garis waktu untuk mewujudkan visi dari bisnis yang dibuat.
h.
Keuangan. Berapa biayanya? Apa yang
sudah didapatkan? Berapa harganya?
i.
Investasi "Ask" dan seberapa
banyak kita ingin mereka berkontribusi?
j.
Semua yang dikatakan, jangan terlalu
terpaku pada detailnya.
4.
Gunakan angka dan data yang dimiliki untuk
menceritakan sebuah cerita
Seorang
pengusaha tentu harus mengusai tentang angka dan data. Calon investor perlu
mengetahui segala hal yang perlu diketahui tentang angka dan data keuangan sehingga
mereka dapat menentukan apakah bisnis yang dibuat merupakan investasi yang baik
bagi mereka atau tidak. Tetapi seorang pengusaha tidak hanya ingin mengoceh
tentang banyak angka dan poin-poin melainkan menggunakan angka dan data yang
dimiliki untuk menceritakan sebuah kisah tentang bisnis dan konsumen. Dengan kata
lain, angka dan analisis berfungsi untuk menunjukkan pengetahuan mendalam
tentang pasar yang menjadi target pemasaran produk atau jasa. Ini, pada
gilirannya, menguatkan pesan masalah dan solusi yang akan dijalani.
5.
Kemaslah pukulan emosional
Meskipun
angka tidak diragukan lagi sangat penting dalam presentasi singkat, namun
seorang pengusaha juga perlu membangun cerita yang akan diceritakan dengan data
yang dimiliki dengan menciptakan hubungan emosional dengan calon investor. Gunakan
presentasi singkat untuk menempatkan diri pada posisi konsumen. Gunakan cerita
dan grafik untuk menciptakan hubungan emosional itu, seorang pengusaha perlu
merasakan sakit yang akan dialami oleh konsumen, dan merasakan kelegaan yang
akan konsumen alami saat produk atau jasa yang dibuat masuk dan menghilangkan
rasa sakit itu.
Seorang
pengusaha juga perlu menunjukkan minat yang ada dalam diri. Calon investor perlu
merasakan seberapa besar seorang pengusaha percaya pada idenya. Karena berita
singkat membuat calon investor tidak akan tertarik dengan produk atau jasa yang
dibuat jika seorang pengusaha sendiri saja tidak menyukainya. Pengusaha yang
agresif dan menunjukkan dedikasi yang tidak berlebihan kepada perusahaannya
membuat kesan yang luar biasa dibandingkan dengan mereka yang lebih hangat.
6.
Langsung ke intinya
Seorang
pengusaha harus ingat bagaimana calon investor menghabiskan lima slide terakhir
yang digunakan untuk menasihati pengusaha untuk menceritakan sebuah cerita dan
memasukkan semua jenis informasi. Kemudian calon investor akan memberi tahu
pengusaha bahwa perlu melakukan dengan cara yang ringkas dan lugas.
7.
Buatlah tetap singkat, sederhana, dan
jujur
a.
Jaga agar presentasi tetap singkat
Seorang
pengusaha dengan mengunakan pengantar untuk memikat calon investor dan menarik
perhatian mereka, lalu bangun minat mereka ke titik hiruk-pikuk secepat
mungkin. Beri tahu mereka langsung bahwa seorang pengusaha tidak akan menyita
terlalu banyak waktu mereka.
b.
Tetap sederhana
Jangan
mencoba memasukkan terlalu banyak kata, grafik, data, warna, lonceng, dan
peluit dalam satu slide. Tentunya pengusaha akan membuat calon investor kewalahan
secara visual dan pesan kemungkinan besar akan tersesat. Semakin banyak
informasi yang dicoba paskan pada satu slide, semakin sedikit informasi yang
akan diproses oleh calon investor.
c.
Jaga kejujuran
Poin
ini sangat, sangat penting karena saat seorang pengusaha menyusun dan
mempresentasikan bahasan promosi, buat aturan untuk mempraktikkan transparansi
penuh. Jika mencoba menyembunyikan sesuatu karena hal itu akan berdampak buruk
pada bisnis yang dibuat, percayalah calon investor akan mengetahuinya.
8.
Libatkan tim dalam presentasi
Jika
memungkinkan, bawalah beberapa anggota tim kunci untuk menjalankan rapat
lapangan. Pastikan siapapun yang pengusaha bawa ada hubungannya. Bagi
presentasi sehingga setiap orang dalam tim mendapat kesempatan untuk bersinar dan
buktikan kepada calon investor bahwa seorang pengusaha telah membentuk tim
terbaik tersebut.
9.
Pastikan tampilannya bagus
Desain
memainkan peran yang sama pentingnya dalam keberhasilan presentasi pengusaha
misalnya data atau keterampilan presentasi tersebut. Desain pitch deck yang
ditampilkan adalah apa yang akan dilihat oleh calon investor saat pengusaha
memberikan presentasi, dan desain yang tepat akan benar-benar memperkuat pesan
serta membuat selangkah lebih dekat untuk keluar dari pintu dengan dana yang
akan dibutuhkan. Dalam hal desain, seorang pengusaha menginginkan beberapa hal,
yaitu:
a.
Gunakan pencitraan merek yang konsisten
untuk membuat calon investor nyaman dan terhubung dengan logo dan identitas
merek perusahaan yang dibuat.
b.
Gunakan gambar yang berdampak, relevan,
dan membantu menceritakan kisah yang dialami (bukan hanya gambar yang paling
baik). Ketika harus memilih gambar, cobalah untuk menghindari stok umum.
c.
Jaga agar tetap ramping dan sederhana
Desain yang bagus akan
menceritakan kisah seorang pengusaha dengan cara visual dan menambah semangat
emosional. Ini juga dapat membantu untuk terhubung dengan calon investor dengan
melibatkan lebih banyak indera mereka.
10.
Manfaatkan template pitch deck gratis
yang mengagumkan
Pitch deck yang dibuat adalah jembatan antara seorang pengusaha dan calon investor, serta slide 10-15 itu dapat berarti perbedaan antara bisnis yang dibuat lepas landas seperti roket Tesla atau jatuh tersungkur.
Demikian informasi
tentang tutorial pitch deck, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih.
