Kamis, 14 Januari 2021

Digital Marketing

Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini bermanfaat ya. Aamiin. Pada postingan sebelumnya, saya sudah membahas tentang Teknik dan Strategi Pemasaran. Kalau ada yang belum baca postingan saya tersebut, silahkan klik link ini https://noviacandrap.blogspot.com/2021/01/teknik-dan-strategi-pemasaran.html

Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang “Digital Marketing” yang di dalamnya terdiri dari:

·         Pengertian Digital Marketing

·         Strategi Digital Marketing

·         Manfaat Digital Marketing

·         Keunggulan Digital Marketing

·         Kesimpulan

 

A.    Pengertian Digital Marketing


Sebelum membahas lebih detail tentang strategi, manfaat, dan keuntungan dari digital marketing, tentunya kita perlu mengetahui arti dari digital marketing itu sendiri. Apa yang dimaksud Digital Marketing?

Digital Marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah produk atau jasa yang menggunakan media digital atau internet. Menurut Chaffey, digital marketing adalah sebuah bentuk penerapan dari teknologi digital yang membentuk online channel ke pasar seperti website, e-mail, dan media sosial lainnya yang memberikan kontribusi terhadap kegiatan pemasaran sehingga bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan mempertahankan konsumen. Sedangkan menurut Urban, digital marketing adalah penggunaan internet dan teknologi komunikasi sebagai peningkatan fungsi metode pemasaran yang tradisional terutama digital marketing tidak dapat lepas dari perkembangan teknologi dan akan selalu beradaptasi. Tujuan dari digital marketing adalah untuk menjangkau konsumen atau calon konsumen secara cepat dan tepat waktu.

 

B.     Strategi Digital Marketing

Digital marketing menggunakan berbagai strategi untuk mencapai satu tujuan utama melalui rute yang berbeda. Strategi yang dapat dilakukan secara umum adalah sebagai berikut:

1.      Search Engine Optimization (SEO)

SEO atau optimasi mesin pencari adalah suatu strategi atau serangkaian teknik yang sistematis untuk menempatkan website atau blog berada di halaman utama SERP (Search Engine Result Page) dan potensial sesuai dengan keyword yang ditentukan. Dengan melakukan SEO tentunya memerlukan keterampilan dan ketekunan, keterampilan analisis, kompetitif, dan strategis. Secara teknik, SEO membutuhkan waktu minimal tiga bulan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan traffic visitor atau kunjungan dengan keyword yang tertarget dengan indikator utama dari keberhasilan SEO adalah semakin tinggi posisi website atau blog dengan keyword tertentu di search engine maka akan semakin tinggi posisi pula pengunjung atau visitor yang berkunjung ke website atau blog tersebut.

 

2.      Search Engine Marketing (SEM)

SEM sama seperti SEO, SEM juga memiliki tujuan untuk mendapatkan tampilan website atau blog pada halaman utama Search Engine Result Page. Pada umumnya pengguna SEM identik dengan penawaran produk yang beriklan di search engine adalah toko-toko online yang memiliki produk atau jasa untuk dijual. Meskipun ada, umumnya sangat jarang ditemukan pengguna SEM yang mempromosikan konten hanya berisi tulisan saja.

Perbedaan antara SEO dan SEM adalah SEM merupakan trik pemasaran internet yang membutuhkan biaya, sedangkan SEO tidak menggunakan biaya alias gratis. Secara teknis, pembayaran SEM dilakukan dengan cara PPC (Pay Per Click) atau dengan ketentuan berapa lamanya waktu. Hasil SEM akan cepat terlihat jika dana yang dikeluarkan atau dialokasian juga besar. SEM memiliki fungsi untuk meningkatkan pengunjung dan popularitas serta keyword yang akan ditargetkan.

SEO dan SEM tidak digunakan untuk adanya persaingan satu sama lain, tetapi SEO dianggap bagian dari layanan SEM. SEO dan SEM dibutuhkan untuk memperluas jaringan bisnis di dunia online.

 

3.      Blog atau Website Marketing

Blog marketing adalah suatu taktik pemasaran dengan menggunakan blog atau website untuk meningkatkan visibilitas suatu bisnis. Blog marketing merupakan saluran pemasaran seperti media sosial, pemasaran via email, dan lain sebagainya yang membantu mendukung pertumbuhan suatu bisnis. keuntungan dari blog marketing adalah dapat membantu dalam mengendalikan trafik suatu situs web, membantu membangun otoritas bagi produk dengan membuat sejumlah konten yang bermanfaat bagi pengunjung, serta dapat menjadi lahan bisnis jangka panjang jika terdapat laman yang mendapatkan peringkat cukup tinggi di halaman mesin pencari.

 

4.      Content Marketing

Content marketing atau pemasaran konten adalah suatu tempat yang sangat berharga dalam dunia pemasaran digital. Strategi pemasaran online yang digunakan tanpa content marketing tidak akan dapat membangun basis pelanggan, merek, dan melibatkan target audiens yang digunakan untuk menarik minat pada bisnis yang ditawarkan. Pada dasarnya, pemasaran konten merupakan mempromosikan bisnis melalui interaksi dengan pelanggan dan meyakinkan mereka untuk melakukan pembelian.

Bentuk-bentuk dari pemasaran konten adalah video, testimoni, e-book, podcast, indografis, posting blog, posting media sosial, dan masih banyak lagi. Semua dapat berkontribusi untuk menjadi bagian dari kampanye pemasaran digital yang membantu membangun kesadaran brand di antara konsumen.

 

5.      Sosial Media Marketing

Sosial media marketing adalah langkah dari pemasaran yang dapat dilakukan melalui media sosial dengan membuat konten yang tepat dan sesuai dengan bisnis, sehingga calon konsumen atau konsumen akan tertarik untuk melihat produk atau jasa yang ditawarkan. Dalam teknik ini, pemilihan media sosial juga merupakan hal penting yang tidak bisa dianggap sepele karena harus bisa menyasar target bisnis yang tepat sejak awal, agar pemasaran dapat mendatangkan angka penjualan maksimal.

Media sosial bak tiket emas yang dapat menginformasikan tentang produk dan layanan sambil tetap berhubungan dengan pelanggan potensial di platfrom favorit. Selain menyediakan layanan pelanggan, media sosial juga dapat digunakan untuk menjalankan kampanye iklan, kontes, membuat konten kreatif dan menarik bahkan dapat menjadi viral.

 

6.      Email Marketing

Pemasaran melalui email mungkin bukan merupakan sumber utama untuk menghasilkan prospek baru ke bisnis, tetapi melalui cara ini lebih sering digunakan untuk bentuk komunikasi dengan konsumen yang menyukai produk atau jasa dan telah memilih untuk berlangganan. Sebagaimana menurut Forbes bahwa rata-rata orang memeriksa email sebanyak 15 kali sehari, tetapi jumlahnya bisa lebih banyak daripada itu.

Sebagian besar bisnis menggunakan pemasaran email untuk mengirim buletin mingguan, penawaran promosi, dan pembaruan tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Peluang keberhasilan membuat konsumen setia terus kembali untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan akan meningkat melalui pemasaran email. Memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana setiap segmen pemasaran digital dapat berkontribusi pada bisnis dan akan membantu untuk menentukan struktur pemasaran digital yang dibuat dan dijalankan.

 

7.      Banner Marketing

Banner marketing atau iklan spanduk sudah identik dengan iklan bergambar. Biasanya iklan spanduk ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat di halaman situs web, kemudian menciptakan awareness dan menghasilkan klik-tayang. Lokasi yang memiliki visibilitas yang tinggi akan mencakup bagian depan, bawah, atau samping halaman situs web yaitu tempat di mana mata para pengunjung laman biasanya akan memandangi.

 

8.      Mobile Marketing

Mobile marketing adalah suatu bentuk pemasaran yang dilakukan melalui konten digital yang terkait dalam menjangkau audiens atau pengunjung yang memakai ponsel seluler. Dalam hal ini dibutuhkan strategi pemasaran seperti olah pesan, desain, yang dioptimalkan untuk pengiriman melalui smartphone atau tablet.

 

9.      Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah sebuah taktik pemasaran yang berbasis kinerja, di mana para pengecer yang biasanya pengecer online akan memberikan sebuah upah komisi kepada setiap situs web untuk setiap pelanggan yang didapatkan melalui aktivitas promosi dalam situs web tersebut. situs web yang dimaksud dapat disebut sebagai afiliasi yang hanya akan mendapatkan bayaran jika dapat menghasilkan transaksi jual beli antar pengguna.

 

10.  Viral Marketing

Viral marketing adalah ketika seseorang tengah membuat sebuah video atau konten visual yang beresonansi dengan target audiens. Konten yang dibagikan tersebut dapat menyebar atau menjadi viral. Ketika produk tersebut viral, maka segala bentuk penjualan, keterlibatan, dan kesadaran merek perusahaan tersebut akan meningkat secara drastis. Pada umumnya, suatu produk akan viral jika di endorse oleh selebritas atau influencer karena jumlah pengikut yang banyak di media sosial.

 

11.  Native Advertising

Native advertising adalah suatu bentuk konten berbayar yang ditampilkan dalam bentuk yang memiliki kemiripan dengan konten media dan penempatannya. Konten yang terlihat dan berfungsi pada bagian media yang terkait. Contohnya adalah promoted post di instagram atau facebook.

 

12.  Otomatisasi Pemasaran

Otomatisasi pemasaran adalah suatu teknik otomatisasi tugas-tugas secara berulang. Seperti alur pekerjaan, susunan unggahan konten serta laporan kampanye. Otomatisasi ini dapat dilakukan melalui email atau media sosial lainnya.

 

C.    Manfaat Digital Marketing

Banyaknya digital marketing yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam menawarkan produk atau jasa yang dijual membuktikan bahwa digital marketing ini memiliki banyak manfaat yang dapat diperoleh, yaitu sebagai berikut:

 

1.      Jangkauan skala global

Situs web dapat memungkinkan perusahaan menemukan pasar baru dan berdagang secara global walaupun hanya dengan investasi yang sangat kecil.

 

2.      Biaya yang lebih rendah

Kampanye digital marketing yang terencana dan tepat sasaran dapat menjangkau konsumen yang tepat dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada metode pemasaran tradisional.

 

3.      Hasil yang dapat dilacak dan terukur

Berbagai alat atau aplikasi tercipta bersama dengan lahirnya teknologi digital, misalnya analisis web dan alat metrik online lainnya yang dapat mempermudah untuk menetapkan seberapa efektif pengiklanan yang dilakukan oleh perusahaan. Para perusahaan dapat memperoleh informasi yang terperinci tentang bagaimana konsumen dalam menggunakan situs web atau menanggapi iklan yang perusahaan luncurkan.

 

4.      Personalisasi

Jika basis data konsumen ditautkan ke situs web, maka setiap kali seseorang mengunjungi situs web tersebut, maka dapat menyambut konsumen dengan penawaran yang ditargetkan. Semakin banyak konsumen membeli, maka dapat semakin menyempurnakan profil pelanggan dan memasarkan secara efektif kepada konsumen.

 

5.      Keterbukaan

Menggunakan media sosial dan mengelolanya dengan hati-hati akan membuat perusahaan memiliki kesempatan untuk membangun loyalitas konsumen dan menciptakan reputasi yang mudah untuk diajak berinteraksi.

 

6.      Mata uang sosial

Digital marketing dapat memungkinkan seorang pengusaha untuk membuat kampanye yang menarik menggunakan taktik pemasaran konten baik gambar, video, ataupun artikel yang dapat memperoleh mata uang sosial yang diteruskan dari pengguna ke pengguna dan menjadi viral.

 

7.      Peningkatan tingkat konversi

Dengan mempergunakan situs web, tentunya konsumen hanya perlu beberapa klik untuk melakukan pembelian karena tidak seperti media lain yang mengharuskan orang untuk bangun dan menelpon atau pergi ke toko. Pemasaran digital bisa berjalan langsung di mana saja dan kapan saja.

 

8.      Kecepatan penyebaran

Strategi pemasaran dengan menggunakan media sosial dapat dilakukan sangat cepat bahkan dalam hitungan detik selain itu digital marketing juga dapat diukur secara realtime dan tepat.

 

9.      Kemudahan evaluasi

Dengan menggunakan media sosial, hasil dari kegiatan pemasaran dapat langsung diketahui. Informasi seperti berapa lama produk ditonton, berapa banyak orang yang melihat produk atau jasa yang ditawarkan, berapa persen konversi penjualan di setiap iklan, dan sebagainya. Kemudian setelah mengetahui informasi seperti itu, perusahaan dapat melakukan evaluasi mana iklan yang baik dan buruk sehingga dapat memperbaiki untuk periode berikutnya.

 

10.  Membangun nama brand

Digital marketing dapat membantu perusahaan untuk membangun nama brand dengan baik. Eksistensi dunia maya dengan keberadaan brand sangat penting, karena orang akan melakukan pencarian online sebelum membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

 

D.    Keunggulan Digital Marketing

Jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional atau tradisional, pemasaran secara digital memiliki beberapa keunggulan, yaitu sebagai berikut:

1.      Murah dan efektif

Jika dibandingkan dengan pemasaran tradisional, tentu digital marketing jauh lebih murah dan efektif. Biaya anggaran dapat dihemat hingga 40%. Sebagaimana menurut Gartners Digital Marketing Spend Report bahwa dalam survey tersebut menunjukkan 28% pengusaha kecil akan berpindah ke digital karena terbukti lebih efektif.

 

2.      Menjangkau lebih banyak konsumen

Digital marketing dapat memperluas target konsumen yang selama ini tidak terjangkau selama melakukan penjualan tradisional atau konvensional. Dengan strategi dan target yang lebih spesifik, perusahaan dapat menjangkau calon konsumen baru dari berbagai kalangan dan wilayah sesuai dengan target yang dipilih.

 

3.      Mendongkrak penjualan secara cepat

Melalui strategi digital marketing yang tepat, beberapa perusahaan mampu meningkatkan penjualan hingga tiga kali lipat dengan menambah daftar calon prospek atau calon konsumen dari kampanye yang dilakukan melalui media digital.

 

4.      Lebih terukur

Dalam iklan tradisional yang melalui surat kabar atau majalah, produsen sulit mengukur keberhasilan sebuah kampanye. Setiap strategi yang digunakan dapat diukur dan dipantau secara langsung efektivitasnya. Dengan menggunakan analitik pemasaran digital dapat membuat perkiraan untuk menentukan target pemasaran yang sudah dilakukan benar-benar berfungsi dengan mengukur kampanye pemasaran digital secara nyata.

 

5.      Data pemasaran

Dalam semua aspek iklan digital, baik sebelum maupun sesudah melakukan iklan khususnya dengan Google Ads atau Facebook Ads keuntungan terbesarnya adalah data. Data siapa saja pengunjung yang melihat iklan, kata kunci yang dicari, gender, usia, minat, dan lokasi. Semua data diatas bisa digunakan untuk mengelola iklan yang lebih efektif dan efisien.

 

6.      Penyampaian informasi lebih cepat

Data digital lebih mudah diganti dan diperbarui. Oleh karena itu, pesan atau iklan yang disampaikan melalui media digital lebih mudah untuk diperbarui. Selain itu, dapat lebih cepat untuk dilakukan.

 

7.      Kombinasi sumber daya bisa memaksimalkan hasil

Perusahaan dapat dengan leluasa untuk memaksimalkan sumber daya apapun yang dapat mendukung kegiatan bisnis dalam digital marketing.

 

8.      Digital marketing membuat pasar menjadi lebih kompetitif

Penggunaan digital marketing dengan biaya yang lebih terjangkau membuat siapapun mempromosikan produk atau jasa yang dijual untuk menarik perhatian calon konsumen baik lokal, nasional, bahkan internasional.

 

E.     Kesimpulan

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil dari informasi digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah produk atau jasa yang menggunakan media digital atau internet. Strategi digital marketing yaitu SEO, SEM, blog atau website marketing, content marketing, dan lain-lain. Manfaat dari digital marketing yaitu memiliki jangkauan secara global, biaya yang dikeluarkan lebih murah, hasil yang dapat dilacak dan diukur, serta lain sebagainya. Keunggulan dari digital marketing adalah penyampaian informasi secara cepat, membuat pasar menjadi lebih kompetitif, kombinasi sumber daya dapat memaksimalkan hasil yang didapat, dan lain sebagainya.

Demikian informasi tentang digital marketing, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih.

 

Sabtu, 09 Januari 2021

Teknik dan Strategi Pemasaran

Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini bermanfaat ya. Aamiin. Pada postingan sebelumnya, saya sudah membahas tentang Tutorial Pitch Deck. Kalau ada yang belum baca postingan saya tersebut, silahkan klik link ini https://noviacandrap.blogspot.com/2020/12/tutorial-pitch-deck.html

Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang “Teknik dan Strategi Pemasaran” yang di dalamnya terdiri dari:

·         Pengertian Pemasaran

·         Tujuan dan Teknik Strategi Pemasaran

·         Prinsip Pemasaran

·         Kegiatan Pemasaran

·         Perencanaan Pemasaran

·         Kesimpulan

 


A.    Pengertian Pemasaran

Sebelum kita membahas tentang pemasaran secara lebih detail, tentunya kita perlu mengetahui arti dari pemasaran itu sendiri agar lebih mudah untuk memahami yang lebih rinci dan detail. Pemasaran adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang dimiliki mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk atau jasa ke konsumen atau perusahaan lain. Pemasaran juga memiliki tugas untuk membuat kemasan atau desain yang menarik pada iklan sehingga akan membuat banyak orang tertarik untuk membeli.

Tidak hanya itu, dengan adanya pemasaran juga sangat membantu para konsumen untuk lebih mudah menemukan produk atau jasa yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Pemasaran merupakan kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen, menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, menentukan tingkat harga, mempromosikannya agar produk dikenal konsumen, dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen.

Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah aktivitas sosial dan sebuah pengaturan yang dilakukan oleh perorangan atau sekelompok orang dengan tujuan untuk mendapatkan tujuan dengan jalan membuat produk dan menukarkannya dengan besaran nominal tertentu ke pihak lain. Sedangkan menurut William J. Stanton, pemasaran adalah sistem keseluruhan dari berbagai kegiatan bisnis atau usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga barang atau jasa, mempromosikannya, mendistribusikannya, dan bisa memuaskan konsumen.

 

B.     Tujuan dan Teknik Strategi Pemasaran

Tujuan dari pemasaran, yaitu

1.      Memperkenalkan atau promosi produk atau jasa yang telah diproduksi kepada calon konsumen secara umum. Promosi maksudnya adalah seperti mengiklankan suatu produk atau jasa sehingga konsumen mau dan berkeinginan untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa yang dijual.

2.      Memiliki realisasi target penjualan produk atau jasa bisa target harian, bulanan, atau tahunan dengan melancarkan proses penjualan produk atau jasa yang sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh perusahaan.

3.      Mengetahui kepuasan konsumen terhadap produk atau jasa

Dalam strategi pemasaran tidak cukup hanya membuat produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, tetapi juga tentang kepuasan konsumen yang harus menjadi perhatian penting oleh setiap perusahaan karena kepuasan konsumen merupakan masa depan dari pemasaran produk atau jasa atas suatu perusahaan.

4.      Memahami pasar dan konsumen

Tujuan yang harus dicapai oleh perusahaan adalah memiliki pengalaman yang dalam tentang pasar dan konsumen yang menjadi target potensial. Dengan memahami segala persaingan, kebutuhan, keinginan, serta memahami trend-trend yang muncul di dalam pasar mencakup daya beli, ketertarikan, keterbatasan, dan faktor luar yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian.

5.      Membentuk produk sesuai dengan pasar

Membuat sebuah produk yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar atau konsumen yakni masyarakat merupakan hal yang penting bagi perusahaan. Dari pemahaman pasar dan konsumen, maka pemasaran perlu membantu perusahaan dan bagian perancang produk serta bagian produksi untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan hasil riset.

6.      Mencapai titik impas

Mengusahakan mencapai titik impas antara total biaya produksi dengan total volume penjualan dapat memperluas cakupan promosi dan berusaha lebih memperbesar cakupan volume penjualan.

7.      Mencapai citra yang ingin dibentuk

Pencitraan merupakan hal yang penting, karena dengan pencitraan konsumen dapat lebih mengenal dan tertarik dengan produk yang ditawarkan bisa menggunakan tokoh idola atau artis sebagai brand ambassador, bisa juga mengadakan event, iklan, maupun  konten.

 

Teknik Strategi Pemasaran

1.      Melakukan segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah teknik pemasaran yang dilakukan dengan cara mengelompokkan pasar sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan wilayah agar dapat membuat promosi menjadi tepat sasaran. Pemasaran dilakukan sesuai dengan pengelompokkan pasar yang telah dilakukan. Melakukan segmentasi pasar adalah hal yang lumrah bagi para pelaku bisnis sebagaimana sebuah strategi dalam teknik permainan, segmentasi pasar pun dilakukan untuk menciptakan produk menjadi pemenang dalam kompetensi bisnis dan juga dapat menguasai pasar.

2.      Perencanaan produk

Perencanaan produk meliputi detail produk yang terperinci, pemberian merek produk, pengemasan, serta persediaan produk. Dalam hal ini tentu meliputi ikatan emosional antara penjual dengan pembeli sehingga dapat memungkinkan konsumen untuk membeli produk tersebut. Melakukan pengenalan produk dapat dilakukan dengan cara diferensiasi produk atau perencanaan produk yang berbeda dari produk lainnya misalnya pengemasan yang lebih menarik atau pelayanan terbaik dalam menerima keluhan.

3.      Penetapan harga yang sesuai

Penetapan harga produk harus disesuaikan dengan kualitas produk dan pasaran kompetitor. Harga murah memang banyak diminati oleh konsumen, namun konsumen juga akan mempertimbangkan kualitasnya. Menetapkan harga mahal diperbolehkan selama kualitasnya terjamin.

4.      Pendistribusian

Melakukan distribusi bisa menjalin kemitraan dengan para agen dan distributor agar produk sampai ke tangan konsumen akhir. Dalam proses pendistribusian perlu dipastikan jumlah produk disesuaikan dengan wilayah. Wilayah yang memiliki permintaan produk yang tinggi hendaknya mendapatkan kuantitas barang yang banyak. Setelah produk dihasilkan, maka akan banyak permintaan terhadap produk tersebut.

5.      Promosi

Promosi dilakukan agar produk yang dihasilkan lebih banyak dikenali oleh orang banyak, sehingga bisnis akan lebih mudah untuk mendapatkan calon konsumen baru. Jadi, semakin banyak melakukan promosi maka potensi untuk meningkatkan penjualan semakin tinggi. Promosi dapat dilakukan di semua media, baik secara online atau secara konvensional tujuannya adalah untuk mendapatkan konsumen dalam jumlah banyak.

6.      Penggunaan sosial media

Mengoptimalkan sosial media memiliki fungsi yang sama dengan promosi, yaitu agar produk dapat dikenali oleh orang banyak. Terlebih saat ini terdapat bisnis afiliasi yang dapat menjadi dropshipper dan banyak jenis bisnis lainnya dengan memanfaatkan sosial media. Keberadaan sosial media sangatlah penting dalam melakukan promosi. Media yang dapat menghubungkan banyak orang di dunia tentu menjadi kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar melalui memperbesar peluang untuk mendapatkan konsumen.

7.      Promosi melalui mulut ke mulut

Promosi melalui mulut ke mulut atau word of mouth (WOM) adalah teknik pemasaran yang cukup efektif bahkan sudah dilakukan sejak dulu karena dianggap paling efisien dan mudah untuk dilakukan agar produk tersebut mudah untuk dikenali oleh orang banyak. Promosi melalui mulut ke mulut sudah menjadi tradisi dan indikator bahwa pemasaran pada suatu bisnis yang sukses.

8.      Penciptaan product branding

Penciptaan product branding merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Product branding adalah membuat sebuah produk menjadi memiliki nilai jual yang tinggi dengan penciptaan gambaran yang baik terhadap produk yang akan dijual.

9.      Pemberian insentif sebagai media promosi

Ada kalanya dalam sebuah pemasaran membutuhkan jasa pihak ketiga, yakni reseller, distributor, dan promotor. Pihak-pihak tersebut harus diberikan insentif karena telah berhasil memperluas jaringan penjualan. Dengan demikian, promosi yang dilakukan akan lebih efektif.Insentif dapat diberikan pada konsumen yang membeli produk dalam jumlah banyak yang tentunya akan membuat konsumen merasa senang dan dihargai.

10.  Memberikan potongan harga atau diskon

Dengan memberikan potongan harga atau diskon pada konsumen, tentu akan membuat penjualan yang meningkat bahkan dapat membuat konsumen menjadi pelanggan tetap. Hal ini adalah strategi yang membuat konsumen melakukan pembelian berulang (repeat order). Dengan memiliki banyak pelanggan tentu merupakan sebuah keuntungan, karena berarti bisnis yang dibangun akan semakin berkembang berkat adanya pelanggan yang loyal tersebut.

 

C.     Prinsip Pemasaran

Prinsip dasar dari pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan, keunggulan bersaing, dan fokus pemasaran. Sedangkan prinsip 4P yang digagas oleh Neil Borden pada tahun 1950-an, yaitu:

1.      Product (Produk)

Istilah produk mengacu pada barang yang ditawarkan kepada konsumen. Sebuah produk yang baik adalah produk yang tidak banyak dijumpai di masyarakat, sehingga tingkat penjualannya akan semakin tinggi. Tentunya suatu produk harus memenuhi unsur permintaan yang dibutuhkan oleh pasar.

2.      Price (Harga)

Istilah harga mengacu pada besaran nominal nilai dari produk yang akan dijual tentu harus penuh pertimbangan antara harga satuan, biaya pemasaran, dan biaya distribusi.

3.      Place (Tempat)

Istilah tempat mengacu pada distribusi sebuah produk yang menjadi pertimbangan adalah proses distribusi termasuk perusahaan yang akan menjual produknya melalui online, toko fisik, atau keduanya.

4.      Promotion (Promosi)

Promosi mengacu pada kegiatan komunikasi yang termasuk periklanan, public relations, direct marketing, dukungan sponsor, dan pemasaran gerilya.

 

D.    Kegiatan Pemasaran

Kegiatan pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dan proses untuk menciptakan, berkomunikasi, menyampaikan, dan menukar penawaran yang memiliki nilai bagi konsumen.

1.      Penelitian dan pengembangan pasar (Probe)

Keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan (diferinslasi) perusahaan dengan pesaing dalam hal:

a.       Kualitas produk atau jasa yang lebih baik;

b.      Harga yang lebih murah dan bisa ditawar;

c.       Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat;

d.      Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik;

e.       Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen;

f.       Kecepatan, naik dalam pelayanan maupun distribusi produk atau jasa.

 

a)      Berorientasi pada konsumen dengan melihat prinsip-prinsip pokok kepuasan konsumen, yaitu:

1)      Jika ada konsumen yang merasa kurang puas, penuhi secepat mungkin.

2)      Dorong konsumen untuk mengajukan keluhan jika kurang memuaskan.

3)      Minta umpan balik dari karyawan tentang upaya perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada konsumen.

4)      Buat komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen.

b)      Kualitas mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan yang terdapat lima komponen, yaitu:

1)      Ketepatan

2)      Daya tahan

3)      Mudah digunakan

4)      Nama merek yang terkenal dan dipercaya

5)      Harga yang relatif rendah

c)      Kesenangan dengan memberikan pelayanan yang menyenangkan dengan memperhatikan beberapa hal, yaitu:

1)      Lokasi usaha harus dekat.

2)      Memberikan kemudahan kepada konsumen.

3)      Menentukan jam kerja yang menyenangkan bagi konsumen.

4)      Tetapkan barang yang perlu atau tidak untuk diantar.

5)      Memberikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit.

6)      Melatih karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, dan sopan.

d)     Inovasi

Inovasi adalah kekuatan bagi seorang pengusaha dalam meraih sukses usahanya.

 

2.      Produk (Product)

a.       Tahap Pengembangan

1)      Sederhana mudah untuk dikenal dan digunakan oleh konsumen.

2)      Integritas dengan desain produk harus baik dari sejak awal hingga akhir digunakan.

3)      Fokus pada orangnya dengan memperhatikan peranan kompletementer pemakai akhir untuk mendesain integritas.

4)      Berdaya juang dengan desain produk yang baik tentu memerlukan kombinasi antara pengalaman, pengetahuan, dan kecakapan dari suatu team professional.

5)      Kreativitas dengan keberhasilan produk sangat bergantung pada keahlian kreatif dari banyak orang.

6)      Resiko

b.      Tahap pengenalan

Di tahap ini produk atau jasa yang baru diperkenalkan kepada konsumen potensial. Untuk memperkenalkan produk atau jasa yang baru ini, promosi dan periklanan harus lebih gencar agar produk ini dikenal oleh konsumen terutama konsumen potensial.

c.       Tahap pertumbuhan penjualan

Jika produk atau jasa baru ini gagal menembus konsumen pada tahap perkenalan dan pertumbuhan, maka produk atau jasa ini tidak akan laku dijual.

d.      Tahap kematangan

Volume penjualan akan terus meningkat dan profit margin mencapai puncaknya, tetapi menurun karena masuknya pesaing baru ke pasar.

e.       Tahap kejenuhan

Di tahap ini penjualan mencapai puncaknya dan konsumen mulai jenuh dengan produk atau jasa tersebut, maka diperlukannya inovasi.

f.       Tahap penurunan

Di tahap ini merupakan lingkaran akhir dari daur hidup produk atau jasa yang hasil penjualan produk atau jasa secara terus menerus mulai menurun, produk-produk lama mulai diobral dan cuci gudang otomatis profit margin akan turun drastis.

 

3.      Tempat (Place)

Tempat yang menarik bagi konsumen adalah tempat yang paling strategis, menyenangkan, dan efisien sebagai berikut:

a.       Perbanyak saluran distribusi.

b.      Tata letak usahanya,

c.       Menggunakan cara penyampaian barang seefisien mungkin, dan

d.      Mengubah-ubah persediaan dari gudang yang satu ke gudang yang lain.

 

4.      Harga (Price)

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memberikan harga yang menarik bagi konsumen, yaitu:

a.       Menentukan harga dasar dan harga jual barang yang berbeda-beda.

b.      Memberikan potongan harga yang bervariasi.

c.       Memberikan keringanan waktu pembayaran.

 

E.     Perencanaan Pemasaran

Perencanaan pemasaran adalah suatu bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran di mana tujuan utamanya adalah untuk mencapai tujuan pemasaran, sehingga marketing plan yang dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan perencanaan pemasaran.

 

Tujuan perencanaan pemasaran, yaitu:

1.      Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai arah perubahan pasar serta kompetitor yang ada.

2.      Sebagai kail untuk berafiliasi dengan banyak pengelolaan organisasi lainnya.

3.      Menjadi sarana dalam menyesuaikan diri di lingkup bisnis yang modern.

4.      Memaksimalkan benefit dengan effort yang sederhana namun dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Manfaat perencanaan pemasaran, yaitu:

1.      Memberikan arah pemasaran yang lebih berkualitas.

2.      Membuat rencana tersebut menjadi sebuah pedoman utama dalam menentukan arah kemana sebuah perusahaan akan berkembang dan berperan sebagai pembatas sebuah perusahaan untuk menghindari resiko dan membantu perkembangan sebuah perusahaan.

3.      Memberikan titik terang tentang siapa dan apa yang akan menjadi target sebuah perusahaan dalam membidik targetnya.

4.      Menjadi talking massage yang nantinya akan menjadi sebuah produk dengan tujuan yang jelas.

5.      Di era modern ini tentu pemasaran dapat dilakukan melalui apa saja.

Langkah-langkah dalam merencanakan pemasaran, yaitu:

1.      Penentuan kebutuhan dan keinginan konsumen dengan riset pasar harus diarahkan dan dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang membutuhkan, dan kapan mereka membutuhkan.

2.      Memilih pasar sasaran khusus yang terdiri dari 3 jenis, yakni:

a.       Pasar individual

b.      Relung pasar

c.       Segmentasi pasar

3.      Menempatkan strategi pemasaran dalam persaingan

Terdapat 6 strategi untuk memenuhi permintaan dan lingkungan yang bersaing, yaitu:

a.       Orientasi pada konsumen.

b.      Kualitas dengan mengutamakan TQM (Total Quality Management).

c.       Kesenangan.

d.      Inovasi.

e.       Kecepatan atau TCM (Time Compression Management) yang diwujudkan dalam bentuk:

1)      Kecepatan untuk menempatkan produk baru di pasar,

2)      Memperpendek waktu untuk merespon keinginan dan kebutuhan konsumen.

f.       Pelayanan dan kepuasan konsumen.

 

F.      Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari informasi mengenai Teknik dan Strategi Pemasaran yaitu pemasaran adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang dimiliki mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk atau jasa ke konsumen atau perusahaan lain. Tujuan dari pemasaran adalah promosi, memiliki target penjualan, memahami pasar dan konsumen, dan lain sebagainya.

Teknik pemasaran adalah segmentasi pasar, perencanaan produk, penetapan harga, dan lain sebagainya. Prinsip dasar dari pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan, keunggulan bersaing, dan fokus pemasaran. Kegiatan pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dan proses untuk menciptakan, berkomunikasi, menyampaikan, dan menukar penawaran yang memiliki nilai bagi konsumen. Perencanaan pemasaran adalah suatu bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran di mana tujuan utamanya adalah untuk mencapai tujuan pemasaran, sehingga marketing plan yang dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan perencanaan pemasaran.

 

 

Demikian informasi mengenai Teknik dan Strategi Pemasaran, semoga bermanfaat.

Digital Marketing

Hai, terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan salam kenal dari saya bagi yang baru berkunjung, semoga ilmu yang di dapat dari blog ini ...